LUMPUH, Hari Kedua Penutupan Dermaga, Wisata Susur Sungai Terhenti

- Penulis

Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Di hari kedua penutupan Dermaga Kelotok yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin wisata susur Sungai yang selama ini menjadi kebanggaan Kota Banjarmasin hampir lumpuh tak ada aktivitas naik turun penumpang di Dermaga Siring Tendean.

Bahkan sejumlah penumpang baik yang datang dari dalam dan luar kota juga sangat menyesalkan adanya pencabutan izin operasional kelotok wisata oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin terhitung sejak Senin (19/8/2019) yang tak dipertimbangkan dampak perintisan wisata maupun ekonomi para motoris yang berpeluang bisa memicu perselisihan.

Bahkan hingga tadi malam dan Selasa (20/8/2019) sore, para motoris atau juragan kelotok wisata memilih bertahan menyandarkan perahunya di dermaga dekat Menara Pandang, Jalan Piere Tendean, Banjarmasin dan sebagian mereka membuang kesal harus melantunkan lagi-lagi Religi mulai Pasrah, Sabar, hingga kebesaran Tuhan.

Ketegangan masih terasa, karena dua kelompok pengelola kelotok wisata ini berbeda pendapat soal ikut atau tidaknya dalam koperasi yang membawahi para pelaku bisnis transportasi wisata susur sungai itu.

Sebagai bentuk protes, para motoris pun memasang spanduk tertulis sindiran kepada Pemko Banjarmasin. Bunyinya: gara-gara tidak ikut koperasi, ditutup Dishub.

Ketua Persatuan Motoris Kelotok Maju Karya Bersama, Burhanuddin menegaskan tak ingin bergabung dalam koperasi yang diketuai Yanto. Sebab, beber dia, para motoris merasa kecewa lantaran kas koperasi digunakan hal yang tak semestinya.

“Anggota kecewa dengan sifat ketua koperasi yang ada. Sebelumnya, kami pernah tergabung dalam koperasi. Tetapi, lantaran kecewa melihat kondisi kas kosong, 42 motoris keluar dari koperasi, karena tak bisa mengelola,” ucap Burhanuddin kepada, Selasa (20/8/2019) sore.

Burhan membeberkan pada Rabu (21/8/2019) besok akan menghadap di kediaman Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina di Jalan Dharma Praja. Ini menindaklanjuti laporan komunitas kelotok wisata Sungai Tendean untuk dioperasikan kembali.

“Kami sebelumnya minta ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tapi mereka tak memiliki kewenangan. Sebab, yang memiliki kewenangan selain Dishub Banjarmasin adalah Walikota Ibnu Sina,” katanya.

Secera terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ir H Mokhamad Khuzaimi enggan berkomentar lantaran takut dianggap memihak. “No comment mas,” ucapnya.

Bahkan menariknya, ternyata 88 motoris yang mengoperasikan kelotok wisata ini memilih mogok massal. Mereka pun memilih menambatkan perahunya, tak hanya di Siring Tendean, namun juga di Dermaga Patung Bekantan, tepian Sungai Martapura hingga kemarin.

Baca Juga :   SEORANG PEMUDA Warga Gang Kembang Diamankan Polisi

Salah satu motoris Amang Dian anggota kelotok di Menara Pandang mengatakan tegas bila dermaga dan operasional pihaknya ditutup oleh Dishub Kota Banjarmasin, maka dia meminta anggota kelotok lainnya turut merasakan apa yang ia rasa.

“Bila kami tutup yang di sana harus tutup juga. Jangan sampai ada yang berani beroperasi. kita sesama anggota kelotok paham pahamai,” katanya dengan nada sedikit tinggi.

Dian dan teman-temannya juga berjaga sampai pagi bergantian. Karena, rekannya yang saat itu setia berada di dermaga berharap banyak masalah penutupan operasional bisa dikembalikan seperti biasanya.

Karena itu baginya, sumber pendapatan sehari-hari hanya mengharapkan dari kelotok.

“Ini semua gara gara koperasi kami ditutup dishub dan tidak bisa mencari nafkah lagi untuk keluarga. 100 ribu per hari kami dapat, sekarang kami makan apa,” tuturnya.

Sisi lain, pengakuan dari anggota kelotok lainnya akibat penutupan dermaga sementara penghasilan tidak ada ada yang terpaksa ngutang untuk bertahan hidup.

Padahal menurutnya, posisi dermaga dan aktivitas pihaknya dalam rangka mendukung pariwsata sungai mendapat izin dari Pemko Banjarmasin. Buktinya, hingga sekarang dan sudah berjalan empat tahun paguyubannya tidak ada masalah apalagi hingga dicabut izin operasionalnya.

“Kami sudah empat tahun di sini dan baru ini dipermasalahkan, ada apa ini,” tuturnya.

Sementara di sisi lain, pelancong dari Bandung, Mujahid, mengaku kesulitan mencari kelotok wisata, padahal kedatangannya dengan membawa rombongan keluarga ke Banjarmasin hanya ingin merasakan wisata susur sungai. “Karena dermaga ditutup, ya kami terpaksa membatalkan untuk berwisata,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar
PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan
PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15

POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:00

PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:56

MAERAUNG Fight Tournament Volume III 2026

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca