LULUSAN STIH Sultan Adam Dituntut Mampu Bersaing

Bagikan :
LULUSAN STIH Sultan Adam Dituntut Mampu Bersaing

SuaIndonesia – Di tengah era globalisasi dan digitalisasi lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam Banjarmasin ke depan harus mampu bersaing dengan sarjana lainnya.

Karena itulah setiap mahasiswa – mahasiswi yang lulus, khususnya bagi yang belum bekerja harus bisa lebih kreaktif dan inovatif dan mengembangkan dirinya dalam lingkungan kerja maupun masyarakat, kata Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam Banjarmasin DR H Abdul Halim Shahab SH, MH kepada awak media, Rabu (27/10/2021).

Di hadapan 100 peserta Yudisium Program Sarjana dan 37 Megister Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam Semester Genap 2020-2021 udangan dan Ketua STIH Program Megister DR H Erham Amin SH, MH, Advokat ternama Kalsel ini, juga mengakui memang 70 persen lulusan STIH pada umumnya sudah bekerja dan 30 persen yang belum bekerja, sehingga diharapkan segera mendapatkan pekerjaan sesuai pendidikan mereka.

Mengenai harapan Menteri Pendidikan bagi sarjana yang tepat waktu menyelesaikan pendidikan, menurut pengacara kondang Kalsel mengatakan bahwa prosentasenya 50 persen lebih mereka berhasil menyelesaikan studi sesuai waktunya.

 

LULUSAN STIH Sultan Adam Dituntut Mampu Bersaing (2)

 

Ditanya adanya mahasiswa yang berhasil lulus dengan nilai IP hampir empat, menurut Halim, memang sangat pantas dan kayak karena rajin dan tanggap dalam menyelesaikan tugas dan materi kuliahnya dalam kurun waktu dua tahun.

Sedangkan salah satu peserta Yudisium yang kini menjabat Kasatlantas Polresta Balangan AKBP Imam Suryana mengakui bahwa selama kuliah di STIH Sultan Adam ini memang tak ada kendala yang cukup menyulitkan. Karena selain para pengajarnya bisa mengulang saat siswanya kesulitan mengikuti termasuk saat ujian dengan zoom pun dilakukan demi untuk mendorong siswanya menyelesaikan ujian.

“Hanya saja kadang berbenturan dengan tugas dan jadwal kerja sehingga ada yang harus saya korbankan pada saat memilih,”ucap Kasatlantas Polresta Balangan ini.

Imam juga punya mimpi bisa menjadi pengajar nantinya setelah menyelesaikan kuliah di S2 dilanjutkan kembali S3, karena bagaimanapun ilmu yang didapat dibangku kuliah tak akan lekang oleh waktu justru akan membawanya mulia.

Dari peserta Yudisium ada 6 keluar terbaik masing-masing untuk Magister : Hendri Dyah Estiningrum 3,95, Muhammad Arsyad 3,95, Donna Desmirawati IPK 3,95, dan Sarjana Andre Rizky Akbari 3,86, Huzaipah Hasan IPK 3,79, Kisworo Dwi Cahyono IPK 376.(SU)

 131 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!