LUAS BUKAAN Lahan Akibat Tambang di Kalsel Sampai 2020 Mencapai 13 Ribu Hektare

Bagikan :
LUAS BUKAAN Lahan Akibat Tambang di Kalsel Sampai 2020 Mencapai 13 Ribu Hektare

SuarIndonesia -Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, luasan bukaan lahan dari pemegang izin usaha pertambangan (IUP) sampai akhir 2020 mencapai 13.277,96 hektare.

Masih berdasarkan data Dinas ESDM Kalsel, sampai akhir 2020 luas reklamasi dari pemegang IUP mencapai 6.208,99 hektare atau 46,94 persen, sedangkan lahan yang direvegatasi mencapai 2.408,76 atau 18,21 persen. Luas wilayah izin eksploitasi pemegang IUP mencapai 408.799,52 hektare.

Kemudian, selain bukaan lahan dari pemegang IUP juga terdapat bukaan lahan dari pemegang perjanjian karya pengusahaan batu bara (PKP2B).

Luas lahan terganggu dari PKP2B mencapai 52.868,71 hektare. Luas lahan PKP2B yang direlakmasi sudah 29.481,30 hektare, dan luas lahan direvegatasi mencapai 15.517,41 hektare.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, menjelaskan pembinaan dan pengawasan terhadap reklamasi dan pascatambang kini berada pada kementrian ESDM, tertuang pada Pasal 6 UU No. 3 tahun 2020 tentang minerba dan Permen ESDM No. 28 tahun 2018.

Kendati demikian, ia menyebut pihaknya tidak akan tinggal diam, karena harus memastikan bahwa ketentuan itu dipedomani perusahaan tambang termasuk pemenuhan tutupan lahan dari kegiatan reklamasi pascatambang.

“Kalau mau tau seberapa jauh sudah pelaksanaannya, silahkan saja berkomunikasi dengan sektoral dalam hal ini ESDM atapun Dishut. Yang jelas kami juga menerima dengan terbuka terkait atensi BPKP terkait tutupan lahan tersebut,” ujarnya, Selasa (18/1/2022).

Hanifah mengaku pihaknya belum menerima surat yang di layangkan oleh BPKP Kalsel.

“Kami informasikan bahwa kami belum menerima surat dari BPKP,” kata Hanifah.

Ia menegaskan tetap akan menindaklanjuti terkait rekomendasi BPKP sesuai dengan kewenangan DLH.

Disebutnya, terkait tutupan lahan selama ini sudah sering melayangkan surat kepada SKPD sektoral, untuk progres revegetasi dan dan reklamasi pascatambang.

Dia menjelaskan, pihaknya mengemban tugas salah satunya tehadap kelestarian lingkungan hidup yang menjadi penilaiannya adalah indeks lingkungan hidup.(RW)

 270 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.