LAUNCHING dan Diskusi Lagu Pulau Curiak Karya Khariadi Asa

- Penulis

Minggu, 9 Oktober 2022 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Launching dan Diskusi Lagu Pulau Curiak karya jurnalis senior Khariadi Asa yang dimotori anggota DPRD Kota Banjarmasin Ir H Sukhrowardi di Kafe Ngopi adalah Tradisi, Komplek Pertokoan Waringin, Banjarmasin, Sabtu (9/10/2022) mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai kalangan.

Acara diawali dengan pembuka doa bersama di tengah. Hari Besar Mualid Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan launcing lagu yang dipersembahkan suara Loveeta, siswi kelas V dengan menyanyikan lagu berjudul Pulau Curiak.

Lagu yang menceritakan soal panorama alam Pulau Curiak, sebuah delta yang berada di Sungai Barito, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala juga menggambarkan bagaimana siulan burung curiak, atraksi bekantan hingga tradisi ‘paiwakan’ (pedagang ikan) di atas sampan yang menjadi bagian dalam kultur warga Banjar.

Video yang dibuat dengan klip Pulau Curiak digarap 0 dengan menampilkan ‘nyanyian’ burung dipadu dengan tiupan seruling pemusik Banua, Hendra. Ada pula, suara petikan gitar serta panting yang menjadi ciri khas instrumen Banua.

“Ini lagu Pulau Curiak diciptakan karena terinspirasi dari pulau yang kini jadi kawasan konvervasi bekantan. Apalagi, dengan adanya pohon rambai yang menjadi makanan bekantan, luas Pulau Curiak awalnya hanya 2,7 hektare, kini meluas jadi 3,9 hektare,”papar Khairiadi Asa, sebagai pencipta lagu Pulau Curiak.

Pulau Curiak kini menjadi salah satu objek wisata masyarakat luar hingga mencanegara. Bahkan turut mengundang kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Karena ini berkat dedikasi yang tak mengenal lelah dari Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) yang dimotori dosen pendidikan biologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Amalia Rezeki. Buah dari perjuangan Amalia Rezeki bersama SBI adalah penghargaan Kalpataru tahun 2021.

Yayasan SBI pun menerima penghargaan Kalpataru 2021 yang diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong pada tanggal 20 Juli 2022) di Jakarta.

LAUNCHING dan Diskusi Lagu Pulau Curiak Karya Khariadi Asa (2)

Jadi, pada awalnya hanya ada tiga ekor bekantan di Pulau Curiak, kini sudah mencapai 50 ekor di sana. Ini membuktikan keberhasilan konvervasi primata endemik Kalimantan, ucap Johon Son wakil Direktur Banjar TV.

Untuk bisa merasakan atmosfir, anggota Dewan Kehormatan PWI Kalsel ini pun berangkat bersama istri dan anaknya ke Pulau Curiak. Hingga, dan akhirnya tercipta lagu yang masuk dalam list 67 lagu ciptaan Khairiadi Asa.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Terungkap dalam diskusi sosok bang, Khairiadi Asa adalah pencipta lagu Banjar yang paling produktif. “Dan semoga bisa meniru jejak maestro lagu Banjar, Anang Ardiansyah yang telah menciptakan 123 lagu,” ucap pemerhati budaya dan bahasa Banjar, Noorhalis Majid.

Ketua PAPPRI Kalsel Dino Sirajudin berpesan agar koleganya, Khairiadi Asa terus berkarya menciptakan lagu-lagu Banjar, tanpa harus memikirkan apresiasi atau penghargaan dari pemerintah daerah.

Kepala Diskpora Kota Banjarmasin H Iwan Fitriadi yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kota Banjarmasin, Zulfaisal Putera mengakui pernah mengusulkan Khairiadi Asa agar mendapat penghargaan dari Pemkot Banjarmasin, atas dedikasinya dalam seni ‘tarik suara’ dan pencipta lagu Banjar.

Dan ternyata, gara-gara KTP Khairiadi Asa berdomisili di Handil Bakti, Batola, akhirnya tertunda. Semoga, Pemkab Batola bisa memperhatikan hal ini, ucap Zulfaisal.

Diskusi lagu Pulau Curiak langsung direkam dan disiarakan Banjar TV. Sebuah stasiun televisi lokal yang selama ini konsisten menayangkan video lagu-lagu Banjar dalam ‘hiburan rakyat’ seperti ditegaskan Jhonson Marzuki.

Video klip ini disponsori anggota DPRD Kota Banjarmasin, Ir H Sukhrowardi sebagai produser dan tuan rumah menyatakan bahwa sosok Khairiadi Asa yang berlatar belakang pemusik pop bahkan menggeluti dunia itu sejak duduk di bangku SMA di Tapin hingga kuliah di FISIP Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) sebelum diganti akronimnya menjadi ULM.

Khairiadi Asa juga pernah menggeluti dunia politik sebagai anggota KPU Kabupaten Batola, hingga pernah jadi konsultan Bank Dunia lewat program UNDP.

Selain dikenal sebagai seniman kreatif dan produktif Banua seperti Khairiadi Asa patut kita panggungkan. Sebab, karya lagunya dibikin juga berdasar riset. Lewat lagu Pulau Curiak, kita bisa lebih mengenal khazanah lagu-lagu Banjar dalam balutan genre pop, demikian ungkap anggota DPRD dari Fraksi Golkar H Sukrowardi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru