KORLANTAS Polri Kembali Memfasilitasi Penambahan Titik Penerapan E-TLE di Banjarmasin

SuarIndonesia – Korlantas Polri kembali memfasilitasi penambahan titik penerapan Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam waktu dekat bakal ada tiga tambahan titik persimpangan lalu lintas  yang disemati E-TLE, salah satunya di pertigaan Jalan A Yani – Kuripan.

Di pertigaan Jalan A Yani – Kuripan,  sederet kamera dan sensor sudah terpasang di lajur arah A Yani menuju ke luar kota.

Arah kamera dan sensor di titik ini posisinya berhadap-hadapan dengan arus kendaraan yang menuju ke arah luar kota dan arus kendaraan dari Jalan Kuripan menuju ke Jalan A Yani.

Terlihat, lampu flash pada kamera-kamera jtu juga berkedip-kedip seiring melintasnya para pengendara di ruas jalan ini.

Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol M Noor Chaidir mengatakan, selain di pertigaan Jalan A Yani – Kuripan, sistem E-TLE juga dipasang di persimpangan Jalan Pangeran Antasari – Kolonel Sugiono dan persimpangan Jalan S Parman – Belitung.

Pemasangan sistem E-TLE di tiga titik tersebut kata dia merupakan alokasi dari Korlantas Polri dan akan dikelola oleh Polresta Banjarmasin.

Meski demikian, E-TLE di tiga titik tersebut belum diberlakukan sebagai alat penegakan hukum karena masih dilakukan penyempurnaan sistem.

“Instalasi kamera memang sudah dipasang, tapi masih 90 persen karena masih disempurnakan sistem di ruang RTMC (Road Transport and Traffic Management Center) Polresta Banjarmasin,” ujar Kompol Chaidir.

Jika nantinya sudah 100 persen siap, maka akan dilakukan peluncuran secara resmi yang diperkirakan bakal dilaksanakan pada Bulan Agustus Tahun 2022 ini.

Tambahan tiga titik tersebut nantinya bakal makin melengkapi penerapan E-TLE di Kalsel khususnya di Kota Banjarmasin, dimana sebelumnya juga sudah ada tiga titik lampu merah yang dilengkapi sistem canggih tersebut.

Melalui sistem E-TLE, pelanggaran lalu lintas seperti pelanggaran marka dan lampu lalu lalu lintas, tidak mengenakan helm, berboncengan sepeda motor lebih dari dua orang hingga tidak mengenakan sabuk pengaman saat mengendarai kendaraan roda empat dapat secara otomatis direkam dan ditindak. (ZI)

 336 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!