SuarIndonesia – Disebut kalau kompensasi lahan warga belum dibayarkan PT BIB (Borneo Indobara).
Dan massa tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel, “serbu” (melakukan aksinya,red) di depan Kantor PT Sinar Mas Tbk di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.
“PT Sinar Mas membawahi PT BIB, kita desak pada aksi demo, Kamis (1/9) melakukan “check and recheck” ke lokasi pertambangan milik PT BIB untuk menyelesaikan dugaan permasalahan pembayaran kompensasi yang belum selesai itu,” kata Ketua KAKI Kalsel, HA Husani, ketika dihubungi, Jumat (2/9/2022).
Ia sebut, dengan menjunjung asas praduga tak bersalah, jika kompensasi tanah Haji Sutaji belum diselesaikan.
Dan KAKI Kalsel mendorong untuk diselesaikan secara benar dan baik.
Aksi disertai orasi lanjut Husaini, terpaksa dilakukan dalam menyuarakan hak kompensasi yang harus didapatkan dari salah satu pemilik tanah yaitu Haji Sutaji.
Dimana memiliki hak atas tanah yang berada di area konsensi PKP2B pertambangan milik PT BIB.
Menurut keterangan yang diperoleh KAKI Kalsel dari Haji Sutaji, kompensasi yang harus dibayarkan oleh PT BIB kepada Haji Sutaji belum diselesaikan hingga saat ini,” ungkapnya.
“Sesuai dengan UU Minerba tahun 2020, pemilik izin usaha pertambangan baik IUP-OP maupun PKP2B, diwajibkan membayar ganti rugi kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi pertambangan,” tambahnya.
Dikatakan, dari keterangan yang diperoleh KAKI Kalsel dari Haji Sutaji pada tahun 2016, pernah ada sebuah negosiasi kesepakatan ganti rugi antara PT BIB dengan warga yang tinggal di sekitar lokasi pertambangan.
“PT BIB kala itu menyanggupi pembayaran kompensasi sebesar Rp 10 miliar tiap bulannya kepada sejumlah warga yang terdampak pertambangan.
Di bulan kedua kompensasi masih dibayarkan dengan benar, namun pada bulan ketiga, kompensasi tersebut hanya dibayarkan setengahnya atau sebesar Rp 5 miliar,” tandas Husaini.
Makanya kata Husainiberharap agar PT Sinar Mas Tbk melakukan “check and recheck” ke lokasi pertambangan PT BIB untuk menyelesaikan dugaan permasalahan pembayaran kompensasi yang belum selesai.
Senada disampaikan Tubagus Fahmi, merupakan Ketua KAKI Kalsel wilayah Jakarta.
Menurut Fahmi apa yang dituntut dan diharapkan oleh pihaknya adalah sama berupa penyelesaian lahan warga yang berada di area pertambangan terutama di wilayah Tanah Bumbu.
“Kaki Kalsel wilayah Jakarta mendukung hak bertanya sisa kompensasi yang masih dimiliki Haji Sutaji.
Jika memang masih ada sisa kompensasi yang belum dibayarkan, ada baiknya PT Sinar Mas Tbk melakukan check and recheck kembali ke PT BIB agar persoalan ini menjadi jelas,” ujarnya

Aksi lainnya, massa juga ke Mabes Polri dan ini permasalahan tambang ilegal serta dugaan penyelewengaan BBM bersubdisi.
“Momentum bagi Kepolisian RI, untuk Reformasi dalam segala bidang khususnya dalam penindakan hukum, baik ilegal mining dan ilegal BBM.
Intinya kita mendukung Kapolri dalam reformasi dan pembenahan dalam penindakan,” ujar Husaini lagi. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















