KOMNAS HAM: 289 Petugas Pemilu 2024 Meninggal Dunia

- Penulis

Kamis, 28 Maret 2024 - 01:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi mengungkapkan 289 petugas Pemilu 2024 meninggal dunia. [instagram @komnas.ham]

Wakil Ketua Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi mengungkapkan 289 petugas Pemilu 2024 meninggal dunia. [instagram @komnas.ham]

SuarIndonesia — Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Pramono Ubaid Tanthowi mengungkapkan 289 petugas Pemilu 2024 meninggal dunia.

Pramono menyatakan jumlah kematian itu lebih sedikit jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 yang mencapai 894 kematian. Namun, ia menilai jumlah kematian petugas Pemilu pada 2024 ini tetap masih tinggi.

“Kematian 2024 masih tinggi, itu yang harus ditekankan,” kata Pramono dalam diskusi publik bertajuk ‘Evaluasi pemilu serentak 2024: Kematian Petugas KPPS dan upaya perbaikan sistem tahapan pemilu yang adil bagi pemilih’ di Jakarta, kutip CNNIndonesia, Rabu (27/3/2024).

Jika ditelisik, kata Pramono, terdapat beberapa masalah simultan yang menyebabkan masih tingginya kematian petugas Pemilu.

Salah satunya, beban pekerjaan yang berat. Pramono menjelaskan rata-rata petugas KPPS bekerja penuh 3 hari dua malam, bahkan bisa lebih.

“Terhitung sejak mendirikan TPS, membagikan Form Pemberitahuan Memilih, proses pemungutan dan penghitungan suara, hingga pengisian Sirekap,” ujarnya.

Pramono menyebut hal itu diperparah dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20 tahun 2019 yang memperpanjang waktu penghitungan 12 jam, tanpa jeda.

“Jadi dari sejak aturan bermasalah,” katanya.

Pramono pun menilai KPU tidak berhasil membuat kebijakan atau inovasi untuk mengurangi beban kerja KPPS.

“Sebagian besar petugas KPPS tetap bekerja melebihi beban pekerjaan yang wajar,” kata Pramono.

Lebih lanjut, Pramono juga berpendapat Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) juga justru menambah beban petugas Pemilu di lapangan. Pasalnya, sistem ini kerap bermasalah, sehingga memakan waktu lama.

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Selain permasalahan beban kerja, Pramono juga menganggap rekrutmen SDM, manajemen krisis, dan jaminan bagi petugas Pemilu turut bermasalah.

Sebelumnya, KPU juga mengungkapkan data petugas Pemilu yang meninggal. Namun, datanya lebih sedikit jika dibandingkan dengan temuan Komnas HAM.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengungkapkan sebanyak 181 orang yang terdiri dari anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia pada Pemilu 2024.

Rinciannya, 6 anggota PPK, 23 PPS, dan 152 KPPS. Hasyim mengatakan data tersebut diambil dalam durasi waktu tanggal 14 sampai dengan 25 Februari 2024.

“Jadi total badan ad hoc berupa anggota PPK, anggota PPS, dan anggota KPPS yang meninggal dunia sebanyak 181 orang,” kata Hasyim dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi II DPR, Selasa (25/3/2024).

Selain itu, Hasyim juga menyampaikan terdapat 4.770 orang mengalami kecelakaan kerja atau sakit saat bertugas. Rinciannya, 166 di antaranya anggota PPK, 783 PPS dan 3.821 KPPS. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN
8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca