KODAM VI/Mulawarman Ditargetkan Tahun 2025 Cetak 150.000 Hektare Sawah

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel Kavaleri Kristiyanto. (ANTARA/M Solih Januar)

Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel Kavaleri Kristiyanto. (ANTARA/M Solih Januar)

SuarIndonesia — Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman ditargetkan mencetak 150.000 hektare sawah pada 2025 untuk mendukung program swasembada pangan Indonesia.

“Kegiatan cetak sawah melibatkan pemilik hak guna usaha (HGU), karena difokuskan pada lahan HGU yang tidak dimanfaatkan,” kata Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel Kavaleri Kristiyanto di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (22/1/2025).

Menurut dia, lahan yang menjadi sasaran cetak sawah merupakan lahan tidur (tidak digunakan), perkebunan sawit sudah tidak produktif, serta tanah kosong dikonversi menjadi pertanian, sebelum digunakan dilakukan pengecekan terhadap status tanah terlebih dahulu.

Program cetak sawah dikerjakan melalui penunjukan langsung Kementerian Pertanian (Kementan) dan prajurit Kodam.VI/Mulawarman sebagai pendamping. Untuk bibit, pupuk, dan pembelian hasil panen dilakukan Kementan.

“Kementan berdampingan dengan personel di masing-masing Komando Distrik Militer (Kodim) bergerak bersama melakukan cetak sawah baru,” ujarnya.

“Kami sinergi dengan instansi lain, salah satunya Kementan dan telah menandatangani nota kesepahaman untuk melakukan program cetak sawah,” kata Kristiyanto.

Kodam VI/Mulawarman melakukan cetak sawah di wilayah Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari (ANT) Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, meliputi wilayah Banjarmasin, Batola, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Tapin.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Ia menjelaskan program cetak sawah merupakan kegiatan mengubah tanah tidak produktif menjadi lahan yang bisa ditanami padi.

“Dari total target 150.000 hektare itu, disepakati pada semester pertama 2025, cetak sawah dilakukan dengan luas 75.000 hektare,” katanya dilansir dari AntaraNews.

Kodam VI/Mulawarman melaksanakan program cetak sawah baru tersebut sebagai bentuk dukungan penuh swasembada pangan 2025.

“Swasembada pangan kelanjutan program ketahanan pangan 2024, yang meliputi cetak sawah, optimalisasi lahan, dan luas tambah tanam,” ujar Kristiyanto. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
PENYEMPROTAN Eco-Enzyme Tekan Polusi Udara
AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca