KLENTENG Poo An Kiong, Ini Sejarahnya Hingga Pulau Jawa

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klenteng Po An Kiong di Kelurahan . Jayengan, Serengan, Surakarta

Klenteng Po An Kiong di Kelurahan . Jayengan, Serengan, Surakarta

SuarIndonesia – Klenteng Poo An Kiong juga merupakan kajian budaya Tionghoa. Sejarahnya tak hanya ada di Kalimnatan Selatan (Kalsel), namun hingga Pulau Jawa.

Artinya, siapapun masyarakat terlepas apapun keyakinan dan sukunya, boleh belajar budaya tradisi Tionghoa di sana

Untuk di Kalsel, Klenteng tertua Po An Kiong jadi vagar budata . Dalam sejarahnya, klenteng itu dulu dikenal sebagai Tempekong Pasar, yang merupakan salah satu klenteng tertua di Kalsel, dibangun oleh dua Letnan Tionghoa, yakni The Sion Yoe dan Ang Lim Thay  Terletak di Jalan Yos Sudarso No.122.

Sementara di daerah lain keberadaan di Kelurahan . Jayengan, Serengan, Surakarta.

Klenteng Poo An Kiong didirikan pada tahun 1881 atau pada masa pemerintah Sri Paduka Paku Buwono (PB) IX.

Klenteng ini memiliki bentuk bangunan yang khas dengan bentuk atap genteng disertai ornamen-oranmen di atasnya.

Warna merah merupakan warna yang mendominasi keseluruhan bangunan yang tampak, dan interior bangunannya juga.

Struktur bangunan menggunakan kayu jati, terlihat pada kolom-kolom utama bangunan.
Ornamen khas Cina terlihat pada atap bangunan, yaitu bentuk yang cenderung melengkung ke atas, juga ornamen atau patung naga banyak terdapat di atap bangunan.

Bentuk bangunan secara keseluruhan belum mengalami perubahan. Namun, bangunan ini pernah disempurnakan oleh PB X dengan menyuruh salah seorang punggawa kraton untuk memosisikan Poo An Kiong sebagai tempat yang harus disakralkan.

Bukti lain jika Poo An Kiong sebagai tempat yang dianggap sakral, dan penting keberadaannya adalah adanya dua pilar raksasa sebagai penyangga utama berdirinya klenteng.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Karena di pilar tersebut tertera tulisan berhuruf Kanji dengan bahasa Mandarin, yang menyebutkan adanya keharmonisan antara etnis Jawa dan Tionghoa.

Seperti tulisan sudah sejak ribuan tahun silam, para dewa melindungi tanah Jawa di pilar sebelah kanan. Sedangkan pilar di sebelah kiri, tulisannya kurang lebih berarti, dengan sepenuh hati kami akan melindungi keselamatan masyarakat Solo.

Pilar itu diperkirakan ada sejak awal berdirinya klenteng. Hal itu jika ditinjau dari serat kayu dan motifnya yang merupakan motif kayu kuno.

Selain itu, dikutip solozamandulu, Poo An Kiong sendiri sama sekali belum mengalami pemugaran yang cukup berarti, baik secara oranamen maupun interior.

Lukisan dan ornamennya pun terbilang unik, karena merupakan campuran gaya pesisiran, Jawa dan Tionghoa sekitar abad 16 M.
Meski merupakan tempat ibadah Tri Dharma/Sam Kouw (Budha, Konghucu, dan Tao), namun Poo An Kiong juga merupakan kajian budaya Tionghoa. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOORDINASI ke Kemendagri, Banggar DPRD Kalsel Pastikan Penguatan APBD 2027
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Sita 38 Objek Tanah
MENDAGRI Tito: Kegiatan Masyarakat tidak Boleh Ganggu Ketertiban Umum
BNPB: Karhutla Kalbar Tembus 48 Ribu Hektare
TANGIS HARU PECAH di Depan Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
50 PERUSAHAAN Terkait Karhutla Disegel di 8 Provinsi, 4 di Kaltim
MENDAGRI Pelajari Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kades
SUAHASIL NAZARA Gantikan Purbaya

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Senin, 14 September 2026 - 21:04

TRAGEDI Kapal Virgo Transport 8: 2 Warga Asal Sampit Masih Hilang

Senin, 14 September 2026 - 20:56

KARHUTLA Kobar: Ada Satu Tersangka dan 8 Diperiksa

Minggu, 13 September 2026 - 21:46

ASAP Karhutla Selubungi Jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama

Jumat, 11 September 2026 - 22:34

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 September 2026 - 22:26

KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas

Jumat, 11 September 2026 - 21:48

PENANGANAN Karhutla Gunakan Berbagai Metode

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca