KINI HADIR Pasar Terapung Kuin -Allalak di Depan Dermaga Sultan Suriansyah

- Penulis

Sabtu, 11 Januari 2020 - 12:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Setelah sekian lama “mati suri”, akhirnya Pasar Terapung yang dulunya berada di Muara Kuin, Kecamatan Banjarmasin Utara “hidup lagi”.

Kebangkitan pasar tradisional yang berusia lebih 400 tahun itu merupakan olah gawi jajaran Pemko Banjarmasin yang dalam hal ini Kecamatan Banjarmasin Utara.

Bila dahulu letak pasar tersebut di kawasan dermaga penyeberangan Alalak, kini lokasinya sedikit lebih mudah dijangkau, tepatnya di siring depan Makam Sultan Suriansyah.

Namanya pun kini dirubah menjadi Pasar Terapung Kuin Alalak. Perubahan nama tersebut lebih dikarenakan letaknya berada persis antara daerah Kuin dan daerah Alalak, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Peresmian pasar yang menjadi ikon strategis destinasi wisata kota berjuluk seribu sungai ini, dilakukan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

“Saat ini kita menghidupkan kembali salah satu warisan budaya sungai Indonesia yaitu pasar terapung. Pasar terapung adalah brandingnya Kota Banjarmasin, artinya ketika orang berbicara tentang pasar terapung atau floating market, maka pikiran mereka yaitu datang di Kota Banjarmasin,” ujar H Ibnu Sina saat memberikan sambutannya, saat peresmian pasar tersebut,Sabtu (11/01).

Ia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat Bumi Kayuh Baimbai agar menyebut pasar terapung tidak dengan kalimat pasar apung.

Menurutnya, saat ini di beberapa tempat di Indonesia mulai bermunculan destinasi wisata buatan dengan memasarkan keindahan danau atau sungai mereka dengan sebutan pasar apung.

Untuk itu, ia berharap, sebagai masyarakat yang dikenal sangat menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal, maka penyebutan pasar tersebut tidak boleh dirubah.

“Saya coba luruskan untuk membiasakan diri untuk menyebutnya dengan pasar terapung bukan pasar apung. Saya sering melihat di tempat lain mulai meniru serta mulai memasarkan keindahan sungai ataupun danau dengan branding pasar apung. Jadi kita orang Banjar jangan sampai ikut-ikutan untuk menyebut pasar apung akan tetapi pasar terapung,” jelasnya.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL yang Baru, Rosyanto Yudha Hermawan Berpengalaman Bidang Reserse

Pasar terapung Kuin Alalak dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu pagi. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat bisa mempromosikan destinasi wisata tersebut kepada seluruh wisatawan yang datang ke kota ini. “Mari kita hidupkan kembali budaya sungai kita dan mudah-mudahan ini menjadi unggulan bagi Kota Banjarmasin,” pungkasnya.

Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin mengatakan, jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Terapung Kuin Alalak sekira 150 pedagang.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya tidak membatasi jumlah pedagang yang ingin bergabung dan berjualan di pasar tradisional itu.

“Kami di sini tidak membatasi ayo sama-sama kita menghidupkan kembali pasar terapung yang sudah mati suri,” katanya.

Selain pasar terapung, di kawasan kecamatan yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Barito Kuala ini juga terdapat beberapa destinasi wisata lainnya.

Bahkan, dalam waktu dekat nanti, Apiluddin berjanji akan membuka lagi satu obyek wisata yakni, Susur Sungai.

“Insya Allah setelah opening ini kami membuka lagi satu objek wisata lagi yaitu adalah susur sungai. Sudah kami survei, Alhamdulillah dapat 2 lokasi kebun rambutan yaitu di Sungai Gampa dan Sungai Biuku,” terangnya.

Ke depannya destinasi wisata tersebut akan dikembangkan degan menggandeng 10 kelurahan yang ada di kecamatan yang dipimpinnya.

Dengan adanya kerjasama itu, maka wisata susur sungai tersebut akan lebih berkembang dan spot persinggahan susur sungai yang akan dilalui pun akan semakin bertambah banyak.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol
BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca