KINI GILIRAN Pampangan yang Penuhi Sungai Martapura, Usai Banjir Mulai Surut

- Penulis

Senin, 1 Februari 2021 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Banjir yang menggenangi beberapa kawasan Kota Banjarmasin mulai berangsur surut. Namun kini giliran Sungai Martapura yang dipenuhi sampah kiriman yang menumpuk di atas aliran sungai.

Pasalnya, berdasarkan pantauan awak media, tumpukan berbagai jenis sampah yang disebut pampangan itu lagi-lagi mengotori Sungai Martapura, baik itu berupa batang dan ranting pohon, potongan-potongan bambu, eceng gondok hingga sampah rumah tangga berupa kasur, sofa helm dan lain sebagainya.

Kali ini tumpukan sampah yang merupakan kiriman dari daerah hulu itu. Nampak terpantau nyangkut di tiang-tiang Jembatan Pasar Lama atau Jembatan 9 November.

Tumpukan sampah kerap membuat arus transportasi sungai terganggu, karena hampir menutup separuh badan sungai.

Sapruna, warga yang tinggal di Pasar Lama mengaku, kondisi berlangsung sejak lima hari lalu.

Kondisi bahkan dimanfaatkan sebagian warga untuk memungut sampah yang bisa didaur ulang kembali, seperti botol plastik.

“Sudah lima hari terdiam di situ. Tidak gerak-gerak sampahnya. Ada kapal sudah membersihkan, tapi juga tidak bisa.Terlalu tebal kayaknya,” ucap wanita berusia 70 tahun itu ketika ditemui awak media di kediamannya.

Sebelumnya, Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathoni pernah menerangkan, penyebab sampah-sampah tersangkut di tiang-tiang jembatan.

Baca Juga :   TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Hal itu lantaran ada banyak pondasi jembatan yang ditanam ke dalam sungai sehingga sangat memungkinkan menghalangi sampah.

“Karena banyak pondasi yang ditanam ke sungai maka rentan membuat sampah tersangkut,” ujarnya.

Thony mengaku sebenarnya telah memiliki solusi untuk jangka panjang. Namun realisasinya tidak bisa selesai dalam waktu dekat, yaitu dengan menghidupkan kembali Sungai Pangambangan.

Ia merencanakan, jika Sungai Pangambangan dihidupkan, maka jalur transportasi di daerah Banua Anyar akan dialihkan ke sana. Sehingga perangkap ilung yang ada di Banua Anyar bisa lebih dimaksimalkan, dengan menambah Trash Booms.

“Detail Engineering Design ( DED) sudah kita bikin tahun ini. Mungkin tahun depan bisa pembebasan lahannya. Sekarang perangkap ilung kita cuma sepertiga dari lebar badan sungai. Sangat memungkinkan lolos dari perangkap,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56