KIAN BERKURANG Koleksi Binatang Taman Satwa Jahri Saleh

- Penulis

Senin, 13 September 2021 - 00:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Koleksi binatang milik Taman Satwa Jahri Saleh, Kota Banjarmasin yang awalnya ramai dengan suara-suara binatang terlihat kian berkurang.

Kepala UPT Taman Satwa Jahri Saleh, Abdul Muis merincikan, ada empat satwa primata jenis Uwa-Uwa yang mati saat banjir melanda Kota Banjarmasin awal tahun kemarin.

“Sebelumnya ada enam Uwa-Uwa yang merupakan hibahan warga. Waktu banjir empat ekor mati dan sekarang sisa dua ekor,” ungkapnya saat ditemui awak media di Taman Satwa Jahri Saleh, Banjarmasin, Sabtu (11/9/2021).

Ia menjelaskan, saat ini jenis satwa yang masih ada di satu-satunya lokasi kebun binatang di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini tinggal beberapa saja.

“Jenis-jenis binatang yang masih ada di Taman Satwa di antaranya Uwa-Uwa, Beruk, Monyet, Burung, Buaya, Ular Albino, Buaya, Rusa, Ayam Mutiara dan Kucing Persia,” ujarnya singkat.

Bukan tanpa alasan, selain banjir, kebun binatang itu hampir dua tahun tutup karena pandemi Covid-19.

Namun bagusnya, kondisi taman satwa atau kebun binatang mini Jahri Saleh masih cukup terawat.

Pasalnya, selama tempat rekreasi ini ditutup, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan selaku penanggung jawab memfokuskan pada untuk perawatan tempat dan pemeliharaan satwa di dalamnya.

Berdasarkan pantauan, Sabtu (11/09/2021) pagi, masih ada terlihat dan terdengar suara-suara satwa yang di dalamnya.

Misalnya hewan-hewan jenis primata yang bergelantungan di kandang, seperti Uwa-uwa, Beruk dan Monyet serta jenis binatang lainnya.

Kejadian, juga ada suara-suara burung koleksi taman satwa tersebut seperti burung elang bonggol dan bangau.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Sayangnya, sayangnya mampu bertahan di masa pandemi Covid-19, tak menjamin satwa ini mampu bertahan dengan kondisi ekstrim.

Kondisi itupun diakui oleh Muhammad Makhmud, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Banjarmasin.

Saat banjir melanda kota Banjarmasin awal 2021 lalu, areal Taman Satwa Jahri Saleh ternyata juga ikut terendam.

Alhasil, beberapa hewan peliharaan pun ditemukan mati, karena tidak mampu bertahan

“Pada saat banjir ada binatang yang tidak tahan dengan air. Terutama hewan jenis primata yang mati. Sebagian juga ada hewan yang sakit,” ucapnya, saat ditemui awak media di Taman Satwa Jahri.

Di sisi lain. Makhmud menerangkan, bahwa pihaknya tetap terus melakukan perawatan taman dan memelihara hewan. Hal ini juga bentuk antisipasi, jika sewaktu-waktu ada kelonggaran untuk sektor objek wisata untuk buka.

“Petugas tetap membersihkan kandang dan memberikan makan hewan secara rutin,” tambahnya.

Ia menekankan, jika memang Taman Satwa ini sudah diberikan untuk buka, pihaknya akan mempersiapkan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung nantinya.

Disamping itu, juga akan ada sedikit pembenahan dan penataan di bagian tanaman. Tujuannya, agar sinar matahari bisa masuk ke areal kebun binatang mini.

“Karena anggaran kita juga terbatas maka persiapan yang kami lakukan hanya sebatas pembenahan dan penataan taman,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca