Suarindonesia – Ketua STIHSA Banjarmasin, DR H Abdul Halim Shahab SH MH ingatkan, ikuti perkembangan kemajuan zaman, karena di luar lebih mennatang dan kritis.
“Selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu hukum,” katanya
saat Yudisium Program Sarjana dan Program Pascasarjan STIHSA semester genap 2018 2019, Kamis (26/9).
Kini katanya, peserta yudisium secara resmi telah lulus dan mendapat gelar sarjana hukum dan magister hukum serta berstatus alumni.
“Walau sudah berstatus alumni, tetap berkewajiban untuk membantu kemajuan STIHSA, memelihara serta menjaga nama baik almamater,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak melupakan dosen yang selama ini telah mencurahkan ilmunya hingga sekarang berhasil lulus menyandang gelar sarjana maupun magister hukum
Sisi lain dikatakan, jumlah yang di yudisium pada semester genap memang tergolong sedikit yakni total 156 dari program S1 dan S2.
Tetapi umumnya pada semester yang akan datang yakni semester ganjil jumlahnya bisa mencapai lebih dari 500 orang.
“Karena semuanya akan antusias mendaftar untuk yudisium pada saat menjelang wisuda.
Sedangkan bagi yudisiawan/wati yang mendapat predikat kelulusan cum laude, menurutnya hal itu karena kegigihan mereka selama mengikuti perkuliahan.
“Yang berhasil lulus dengan cum laude itu juga karena kegigihan mereka dalam menuntut ilmu.
Ia berharap, alumni STIHSA mengembangkan ilmunya dan menjadi sarjana dan magister hukum berkualitas yang dapat diandalkan.
Halim juga mengatakan bahwa STIHSA memiliki mahasiswa yang beragam. Sebagian mahasiswa murni, sebagian sudah bekerja.
“Ada sebagian berstatus mahasiswa murni, sebagian lagi ada yang berstatus aparatur sipil negara, dari kepolisian, satpol PP, pegawai pengadilan, kejaksaan dan lain-lain. Jadi hampir semua unsur ada,” ujarnya.
Saat itu untuk sarjana hukum pridikat terbaik I, II dan III yakni dengan IPK 3,89 atasnama Muhamamd Saipul Bahri, Andry Rachman dnegan IPK 3,87 dan Anang Musorob dengan IPK 3,78.
Kemudian magister hukum, atasnama Fredy Rikaltra SH MH dengan IPK 4.00, Willy Sabastian SH MH, 4.00 dan Nawang Wijayanti juga dengan IPK 4.00. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















