KETUA MA: Hakim Perempuan Jadi Pimpinan Sedikit, Harap BPHPI Lebih Aktif

- Penulis

Jumat, 12 Januari 2024 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum BPHPI, Nani Indrawati (kiri) dan Ketua MA M Syarifuddin (tengah). [Foto: MJR]

Ketua Umum BPHPI, Nani Indrawati (kiri) dan Ketua MA M Syarifuddin (tengah). [Foto: MJR]

SuarIndonesia — Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia (BPHPI) resmi dideklarasikan dan bernaung di bawah Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI). Ketua Mahkamah Agung M Syarifuddin berharap BPHPI menjadi wadah yang akan mendorong peran dan kontribusi hakim perempuan di lembaga peradilan.

“Kita berharap dengan terbentuknya BPHPI ini BPHPI ini dengan pengurus-pengurusnya ini lebih bisa menampilkan peran serta secara keseluruhan di Mahkamah Agung untuk tampil lebih aktif lagi sehingga bisa menduduki jabatan-jabatan pimpinan apakah di tingkat pertama, tingkat banding, di Mahkamah Agung, harapan kita ke depan seperti itu,” kata Syarifuddin di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2024).

Syarifuddin mengatakan jumlah hakim perempuan yang menduduki kursi pimpinan di badan peradilan masih sedikit. Dia juga berharap BPHPI lebih aktif sehingga jumlah hakim perempuan yang menjadi pimpinan akan bertambah.

“Yang masih sedikit itu yang jadi pimpinan, kalau hakim perempuannya banyak, yang jadi pimpinannya semakin ke atas semakin sedikit. Nah ini harapan kita dengan terbentuknya BPHPI bisa lebih aktif lagi, bisa lebih berperan lagi sehingga bisa terpenuhi, memenuhi kuota yang diharapkan BPHPI itu. Mudah-mudahan,” ujarnya sebagaimana dikutip SuarIndonesia dari detikNews.

Lebih lanjut, Syarifuddin mengatakan BPHPI akan mendukung penuh agenda-agenda IKAHI. “Itu agenda BPHPI ya tentu arahnya akan ke sana, dia akan mendukung agenda-agenda IKAHI itu juga. Ke depannya mungkin saja ada seminar, ada berbagai macam kegiatan oleh BPHPI,” ujarnya.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Sebelumnya, Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia (BPHPI) resmi dideklarasikan usai terbentuk pada 27 September 2023. BPHPI berada di bawah naungan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI).

“BPHPI terbentuk pada 27 September 2023 yang lalu, diawali dari keikutsertaan delegasi para hakim perempuan Indonesia dalam International Association Woman Judges (AIWJ) di Marrakesh, Marako pada bulan Mei 2023,” kata Ketum BPHPI Nani Indrawati dalam pidatonya di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2024).

Nani mengatakan keikutsertaan delegasi hakim perempuan di Forum Association International Woman Judges (AIWJ) di Maroko bukan kali pertama. Dia mengatakan saat AIWJ di Maroko delegasi Indonesia berkesempatan menjadi pembicara untuk pertama kalinya.

“Namun, keikutsertaan delegasi hakim perempuan pada Mei yang lalu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, selain dari jumlah yang ditugaskan oleh Yang Mulia Ketua MA RI lebih banyak daripada sebelumnya, dan conference di Maroko pertama kalinya perwakilan delegasi MA RI mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara dalam salah satu panel dalam konferensi tersebut,” ujarnya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca