KEPERGOK – Mobil Melangsir BBM di SPBU Digiring Anggota Dit Samapta Polda Kalsel

KEPERGOK – Mobil Melangsir BBM di SPBU Digiring Anggota Dit Samapta Polda Kalsel

Suarindonesia– Tak pernah ada yang jera, meski sebelumnya gudang penimbun BBM  dan sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) digerebek angota Bareskrim Mabes Polri dan Dit Reskrimsus Polda Kalsel, ternyata tak membuat jera dan terus melakukan hal serupa.

Pada, Kamis (17/1) subuh, sekitar pukul 04.30 WITA, giliran senjumlah anggota Dit Samapta (dulu sebutan Sabhara) Polda Kalsel, yang tengah patroli menemukan dua buah mobil jenis pick-up melangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium Bersubsidi.

Dari keterangan, itu ke dua mobil itu lengkap dengan tandon yang ditutup terpal melakukan pelagsiran di SPBU di kawasan Gubernur Syarkawi Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

“Mereka sedang melakukan pengisian dan dugaan kerjasama pihak SPBU,’’ kata salah satu anggota, kemarin.

Oleh sejumlah anggota Dit Samapta, mobil yang salah satunya sudah terisi BBM Premium sebanyak 2.500 liter itu digiring ke Markas Dit Samapta Polda Kalsel di Jalan S Parman Banjarmasin dan dikedua mobil itu dipolice line (diberi pita garis polisi).

AKBP Joko Sumantri

Sementara Direktur Dit Samapta Polda Kalsel, Kombes Pol M Khosim melalui Kasubdit Gasum, AKBP Joko Sumantri, tak membantah adanya penangkapan oleh anggotanya di lapangan yang sedang patroli itu.

“Sementara kita amankan dulu dan didata. Ada dua tersangka sopir dan yang membantu turut digiring,’ ujar AKBP Joko.

Dikatakan tiga oang itu berinisial Si, Mi dan RS.“Untuk warga mananya masih kita data,’’ tambahnya.

Ditanya tindaklajut dari hasil penangkapan itu.

AKBP Joko, yang juga sebelumnya lama sebagai penyidik di Reskrimum Polda Kalsel ini, mengatakan akan menyerahkan ke pihak Dit Reskrimsus.

“Kita serahkan dan nantinya tanyakan saja ke Dit Reskrimsus,’’ ujarnya.

Dengan modus pelangsir itu, ada dugaan masih banyak melakukan hal serupa.

Itu dengan terbukanya peluang dari pihak SPBU, yang padahal sudah banyak ditindak atas kasus sebelumnya. (ZI) 

 

 

 

 549 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: