KEPERGOK – Mobil Melangsir BBM di SPBU Digiring Anggota Dit Samapta Polda Kalsel

- Penulis

Kamis, 17 Januari 2019 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia– Tak pernah ada yang jera, meski sebelumnya gudang penimbun BBM  dan sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) digerebek angota Bareskrim Mabes Polri dan Dit Reskrimsus Polda Kalsel, ternyata tak membuat jera dan terus melakukan hal serupa.

Pada, Kamis (17/1) subuh, sekitar pukul 04.30 WITA, giliran senjumlah anggota Dit Samapta (dulu sebutan Sabhara) Polda Kalsel, yang tengah patroli menemukan dua buah mobil jenis pick-up melangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium Bersubsidi.

Dari keterangan, itu ke dua mobil itu lengkap dengan tandon yang ditutup terpal melakukan pelagsiran di SPBU di kawasan Gubernur Syarkawi Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

“Mereka sedang melakukan pengisian dan dugaan kerjasama pihak SPBU,’’ kata salah satu anggota, kemarin.

Oleh sejumlah anggota Dit Samapta, mobil yang salah satunya sudah terisi BBM Premium sebanyak 2.500 liter itu digiring ke Markas Dit Samapta Polda Kalsel di Jalan S Parman Banjarmasin dan dikedua mobil itu dipolice line (diberi pita garis polisi).

AKBP Joko Sumantri

Sementara Direktur Dit Samapta Polda Kalsel, Kombes Pol M Khosim melalui Kasubdit Gasum, AKBP Joko Sumantri, tak membantah adanya penangkapan oleh anggotanya di lapangan yang sedang patroli itu.

Baca Juga :   DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

“Sementara kita amankan dulu dan didata. Ada dua tersangka sopir dan yang membantu turut digiring,’ ujar AKBP Joko.

Dikatakan tiga oang itu berinisial Si, Mi dan RS.“Untuk warga mananya masih kita data,’’ tambahnya.

Ditanya tindaklajut dari hasil penangkapan itu.

AKBP Joko, yang juga sebelumnya lama sebagai penyidik di Reskrimum Polda Kalsel ini, mengatakan akan menyerahkan ke pihak Dit Reskrimsus.

“Kita serahkan dan nantinya tanyakan saja ke Dit Reskrimsus,’’ ujarnya.

Dengan modus pelangsir itu, ada dugaan masih banyak melakukan hal serupa.

Itu dengan terbukanya peluang dari pihak SPBU, yang padahal sudah banyak ditindak atas kasus sebelumnya. (ZI) 

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca