KEMBALI Dipangkas Anggaran Belanja SKPD Pemko Banjarmasin Rp260 Miliar

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2020 - 20:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Anggaran belanja SKPD di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali dipangkas. Jika sebelumnya angkanya sebesar Rp51 miliar, maka kali ini lebih besar, yakni mencapai Rp260 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bekauda) Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil menjelaskan, anggaran dari pangkasan ini digunakan untuk dua hal. Pertama keperluan menghadapi kebijakan New Normal, dan kedua penyesuaian anggaran.

“Rp100 miliar untuk penanganan CoVID, dan sisanya untuk kekurangan estimasi. Pendapatan asli daerah (PAD) kan turun sekitar Rp200 miliar lebih, dana perimbangan juga turun. Jadi kita kurangi juga belanja,” ujarnya di balai kota, Jumat (29/05/2020).

Dengan adanya pemangkasan belanja ini tentunya juga akan berimbas terhadap pembangunan kota. Kendati demikian, apa boleh buat hal ini harus dilakukan.

“Kalau belanja tak dipotong sebesar itu bagaimana kita membayar nanti?” lanjut Subhan.

Hingga saat ini Bekauda masih melakukan penyusunan, anggaran mana saja di masing-masing SKPD yang akan dipangkas. “Kami masih menyisir untuk menutupi kekurangan estimasi penerimaan baik dari PAD maupun dan perimbangan pusat,” katanya.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Kerahkan Pengamanan Debat "Pamungkas" Paslon Gubernur dan Wakil

Subhan mengungkapkan, menyinggung soal anggaran Rp100 miliar guna penanganan CoVID-19, Bekauda dalam hal ini hanya selaku penyedia anggaran. Sedang penggunanya ada di SKPD lain, yakni Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sehingga ia tak bisa menjelaskan secara rinci untuk apa saja nantinya anggaran tersebut. Namun begitu, Subhan menebarkan bahwa anggaran Rp51 miliar yang sebelumnya juga diambil dari pemangkasan hingga saat ini masih ada sebagian yang belum terealisasi.

“Anggaran Rp51 miliar kemarin juga masih ada sisa, masih ada yang belum direalisasikan, dan anggaran ini tak dialihkan sesuai RKB -nya mungkin masih berproses. Mungkin BPBD ke mana yang masih tersisa itu yang belum direalisasikan,” bebernya.

“Teknisnya Dinkes dan BPBD yang yang mengetahui. Kami badan keuangan menyediakan alokasi anggarannya saja, sesuai permohonan RKB. Kalau realisasinya mereka,” tambahnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai
KUCURKAN BATUAN 6,5 Miliar Bantu Anak tidak Sekolah, Data di Kalsel Capai Puluhan Ribu
“GANGSTER” Masuk Kampung, Polisi Amankan Situasi Wilayah Banjarmasin Timur
SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel
MULAI Hari ini, Harga Solar dan Pertamax Turbo Naik!
ANGGOTA DPRD KALSEL Angkat Bicara Soal Keresahan Tarif Listrik Tiba-tiba “Menyengat”
PIMPIN PERBAKIN KALSEL; Rais Ruhayat Targetkan Kebangkitan Prestasi
TERBAKAR-AMBRUK Kios Pedagang Bawang dan Sembako di Pasar Baru Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:04

PIMPIN PERBAKIN KALSEL; Rais Ruhayat Targetkan Kebangkitan Prestasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:40

KOREA SELATAN Juara Uber Cup 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:49

BARITO PUTERA Gagal ke Super League

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:46

AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU

Selasa, 28 April 2026 - 22:47

PEMERINTAH Komitmen Kesejahteraan Atlet Lewat Bonus Prestasi

Senin, 27 April 2026 - 21:08

ZUMBA Hingga Penutupan Meriah, Pekan AKSEL Bank Kalsel Diserbu Warga Banjarmasin

Minggu, 26 April 2026 - 22:55

RACE MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Crash!

Sabtu, 25 April 2026 - 22:47

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca