Suarindonesia – Warga Jalan Cemara Ujung mengeluhkan aktivitas perusahaan pasir yang terdapat di kawasan komplek perumahan warga.
Bahka perwakilan warga Komplek Raga Buana dan Komplek Raga Samudera mendatangi Kantor DPRD Kota Banjarmasin untuk menyampaikan keluhan yang telah mereka rasakan selama proses aktivitas tersebut (22/8/19).

Perwakilan warga dari kedua komplek, Mimiek Hendayatie S.Pi mengatakan aktivitas itu hampir satu tahun berjalan dan semakin meresahkan warga akibat dampak yang ditimbulkan dari aktivitas itu.
“Di situ kan rumah komplek penduduk yang padat, dan pasir itu tadi sangat mengganggu aktivitas warga sekitar. Apalagi pasir yang menggunung sampai setinggi rumah apabila angin deras pasir tersebut terbang ke daerah rumah penduduk,” ucapnya.
Ia juga mengatakan dari aktivitas itu rumah warga mendapatkan dampak debu yang cukup tebal dan mengalami getaran dari alat berat pada aktivitas tersebut.
“Mereka operasional dari jam enam pagi sampai jam 5 sore bunyi mesin tersebut nyaring dan sangat keras,” tuturnya.

Ia mengharapkan pihak terkait agar bisa menyelesaikan permasalahan ini agar tidak mengalami dampak yang tidak dinginkan akibat aktivitas tersebut.
“Sebelum ke Dewan kami juga pernah ke kantor Walikota, Satpol PP dan Dinas Perizinan,” katanya.
Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin M Yamin langsung menindaklanjuti laporan warga tersebut agar permasalahan bisa cepat teratasi.
“Kami selaku Komisi I akan langsung meminta keterangan dari Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan yang menangani permasalahan tersebut.”
Pihaknya juga akan segera mengirimkan surat dan menggelar pertemuan secepat mungkin agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















