KEBAKARAN DAHSYAT di Los Angeles Terus Bertambah, 24 Tewas dan Penjarahan Marak

- Penulis

Senin, 13 Januari 2025 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Udara Kehancuran Los Angeles Akibat Kebakaran Hutan. (REUTERS/David Ryder)

Potret Udara Kehancuran Los Angeles Akibat Kebakaran Hutan. (REUTERS/David Ryder)

SuarIndonesia – Los Angeles, negara bagian California di Amerika Serikat (AS), saat ini bak neraka akibat kebakaran besar yang terjadi di awal 2025 hingga saat ini. Kebakaran hebat tersebut dimulai sejak 7 Januari lalu.

Saat ini Layanan Cuaca Nasional mengeluarkan peringatan bendera merah untuk kondisi kebakaran parah hingga Rabu. Dilaporkan angin berkelanjutan berkecepatan 50 mph (80 kph) dan hembusan angin di pegunungan mencapai 70 mph (113 kph).

Sementara Pemadam Kebakaran LA telah mengirimkan 70 truk air tambahan telah tiba untuk membantu kru menangkis api yang menyebar akibat hembusan angin kencang.

Jumlah Korban Tewas dan Hilang
Dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (13/1/2025), jumlah orang yang dipastikan tewas dalam kebakaran yang melanda kota Los Angeles, AS, meningkat menjadi 24 pada hari Minggu, kata pihak berwenang. Pemeriksa Medis Daerah Los Angeles menerbitkan daftar korban tewas tanpa memberikan rincian identitas apa pun.

Namun, delapan korban tewas ditemukan di zona Kebakaran Palisades, dan 16 di zona Kebakaran Eaton. Sementara 16 orang dilaporkan hilang, dan pihak berwenang mengatakan jumlah itu diperkirakan akan meningkat.

Sekitar 150.000 orang di Los Angeles County masih berada di bawah perintah evakuasi. Mereka ditempatkan di lebih dari 700 penduduk berlindung di sembilan tempat penampungan.

Penjarahan Marak
Penjarahan terus menjadi perhatian di LA. Pihak berwenang melaporkan lebih banyak penangkapan seiring dengan meningkatnya kerusakan.

Michael Lorenz, seorang kapten di Departemen Kepolisian Los Angeles, mengatakan tujuh orang telah ditangkap dalam dua hari terakhir. “Kami bahkan menangkap dua orang yang benar-benar menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran yang datang dan keluar masuk rumah, jadi kami sangat, sangat memperhatikan semua orang,” kata Lorenz.

Ketika ditanya berapa banyak penjarah yang telah ditangkap, Lorenz mengatakan dia tidak dapat memberikan angka pastinya, namun petugas menahan sekitar 10 orang setiap hari. Pasukan Garda Nasional California tiba pada hari Jumat untuk membantu menjaga properti.

Kerugian Tembus Rp 2.447 T
Perkiraan awal menunjukkan kebakaran hutan itu bisa menjadi yang termahal di negara ini. Perkiraan awal oleh AccuWeather menyebutkan kerusakan dan kerugian ekonomi sejauh ini antara US$135 miliar dan US$150 miliar (Rp2.202 triliun-2.447 triliun).

Baca Juga :   MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

Dalam wawancara yang ditayangkan pada hari Minggu (11/1/2025) waktu setempat di NBC, Gubernur Gavin Newsom mengatakan kebakaran tersebut dapat menjadi bencana alam terburuk dalam sejarah AS. “Saya kira itu hanya akan terjadi dalam hal biaya yang terkait dengannya, dalam hal skala dan cakupannya,” katanya.

Ratusan Narapidana Bantu Padamkan Api
Ratusan narapidana dari sistem penjara California dilaporkan membantu upaya pemadaman kebakaran. Hampir 950 petugas pemadam kebakaran yang dipenjara dikirim “untuk memotong jalur api dan membuang bahan bakar untuk memperlambat penyebaran api,” menurut informasi dari Departemen Pemasyarakatan dan Rehabilitasi California.

Meskipun negara bagian telah lama mengandalkan tenaga kerja penjara untuk memadamkan api, praktik tersebut kontroversial karena narapidana dibayar sedikit untuk pekerjaan yang berbahaya dan sulit. Narapidana dibayar hingga sekitar US$10,24 atau sekitar Rp167 ribu setiap hari, dengan uang tambahan untuk shift 24 jam, menurut departemen pemasyarakatan.

Kritikan Terhadap Pemerintah
Wali Kota LA Karen Bass menghadapi kritikan atas kepemimpinannya selama kebakaran terbesar yang terjadi di kota itu dalam beberapa dekade. Pasalnya baru diketahui reservoir di wilayah tersebut tidak berfungsi.

Gubernur California Gavin Newsom pada Jumat memerintahkan pejabat negara bagian untuk mencari tahu mengapa reservoir berkapasitas 117 juta galon (440 juta liter) tidak berfungsi dan beberapa hidran mengering. Sementara Kepala Pemadam Kebakaran kota LA Kristin Crowley mengatakan kepemimpinan kota gagal dalam departemennya dengan tidak menyediakan cukup uang untuk pemadaman kebakaran selain mengkritik kurangnya air.

“Ketika seorang petugas pemadam kebakaran mendatangi hidran, kami berharap akan ada air,” kata Crowley. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RACE MOTOGP MALAYSIA 2026: Marc Marquez Perkasa, Veda Ega Podium 2
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02

RACE MOTOGP MALAYSIA 2026: Marc Marquez Perkasa, Veda Ega Podium 2

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

SATPAM Bank Kalsel Diduga Tilep Tabungan Pendidikan Anak Nasabah Rp1,2 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:32

MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37

BANK KALSEL Apresiasi Gerak Cepat Aparat Penegak Hukum Ungkap Dugaan Penggelapan Dana Nasabah di Tanah Bumbu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:35

FIRMANSYAH Jabat Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Agus Setiawan Gantikan Posisi Sekper

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:37

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Berita Terbaru

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10