KASUS DISANDANG Ketua LPRI Kalsel Berlanjut, Setelah Gugatan Praperadilan Ditolak

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kasus yang disandang, Syarifah Hayana, Ketua Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia Kalimantan Selatan (LPRI Kalsel), berlanjut.

Ini semua setelah gugatan praperadilan tersangka Syarifah Hayana, ditolak Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru, Rieya Aprianti.

Putusan dibacakan dalam sidang praperadilan di PN Banjarbaru, pada Senin (2/6/2025).

Sebelumnya Syarifah Hayana ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan nomor S.Tap/54.a/V/Res.1.24/2025/Reskrim yang diterbitkan Polres Banjarbaru pada Senin (12/5/2025).

Dengan keputusan tersebut, kasus dugaan pelanggaran netralitas lembaga pemantau yang diketuai Syarifah Hayana yang berstatus tersangka, berlanjut ke sidang pokok perkara.

“Menolak permohonan praperadilan permohonan untuk seluruhnya,” kata Rieya Aprianti, saat membacakan putusan.

Penetapan tersangka berdasarkan dua alat bukti dan berdasarkan hasil gelar perkara.

Syarifah Hayana menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana pengurus lembaga pemantau pemilihan pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Banjarbaru.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Ia diduga melanggar ketentuan larangan Pasal 128 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015.

Usai sidang permohonan kuasa hukum Syarifah Hayana, Dr Muhammad Pazri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap putusan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Banjarbaru, AKP Haris Wicaksono mengklaim, keputusan hakim memperkuat keyakinan penyidik atas proses hukum yang dilakukan secara profesional dan sesuai aturan.
Namun, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menangani perkara yang menyeret Syarifah Hayana. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:42

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Selasa, 3 November 2026 - 01:16

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus

Selasa, 3 November 2026 - 01:11

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:37

RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46