KARHUTLA Meluas di Jalur Menuju Bandara Singkawang

- Penulis

Senin, 9 Juni 2025 - 19:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama sejumlah pihak berjibaku memadamkan api di lahan yang terbakar di sekitar kawasan bandara. (Foto: ANTARA/HO-Prokopim Kubu Raya)

Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama sejumlah pihak berjibaku memadamkan api di lahan yang terbakar di sekitar kawasan bandara. (Foto: ANTARA/HO-Prokopim Kubu Raya)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat terjadinya kebakaran lahan di beberapa titik sejak Minggu (8/6), yang terus meluas termasuk di jalur menuju Bandara Kota Singkawang dan wilayah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

“Untuk kebakaran lahan di Kota Singkawang pertama kali dilaporkan oleh Ketua RT 58/09. Api mulai terlihat sejak Minggu siang dan hingga malam hari kebakaran meluas dan sudah mencapai sekitar dua hektare,” kata Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, di Pontianak, Senin (9/6/2025).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Singkawang bersama personel Manggala Agni telah melakukan langkah awal berupa inventarisasi dan pemadaman langsung di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menjelaskan, upaya pemadaman akan terus dilanjutkan mengingat luasnya area terdampak dan kondisi yang menyulitkan proses pemadaman secara maksimal.

Sementara itu, tim BPBD Provinsi Kalbar juga melakukan pemantauan dan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Kubu Raya, khususnya di Desa Arang Limbung dan Desa Madusari, Kecamatan Sungai Raya. Titik api terpantau di sekitar Jalan Madusari, dengan kondisi kebakaran yang juga terus meluas.

Daniel menyebut tim pemadam menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Baca Juga :   KAPOLDA Kawal Penanganan Karhutla di Kotim

“Asap pekat menghambat jarak pandang dan menghalangi tim untuk mendekati lokasi kebakaran. Selain itu, akses jalan ke lokasi juga cukup sulit dan parit-parit di sekitar area terbakar mengalami kekeringan sehingga menyulitkan suplai air,” tuturnya.

Ia menambahkan, BPBD Kalbar terus berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Brimob Kalbar dan unsur TNI-Polri, untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah perluasan titik api.

“Upaya penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, termasuk patroli darat, pemantauan hotspot, serta pemadaman langsung di lapangan,” kata Daniel, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

BPBD Kalbar juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun selama musim kemarau, serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
JEPANG Perkuat Pemadaman Karhutla di Ketapang
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
ANGGOTA DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca