KAPOLDA : Vaksinasi Covid-19 di Kalsel Masih Menjadi “PR” Bersama

- Penulis

Minggu, 14 November 2021 - 16:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kapolda, Irjen Pol Rikwanto sebut  kalau vaksinasi Covid-19 di Kalsel masih menjadi “PR” (Pekerjaan Rumah) bersama.

“Vaksinasi Covid-19 di Kalsel yang menurut  masih di kisaran angka 50 persen masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Dengan vaksinasi yang diintensifkan terus, mudah-mudahan bisa tercapai sesuai target 70 persen masyarakat di Kalsel sudah divaksin sampai akhir tahun ini,” tambah Kapolda Kalsel, Irjen Rikwanto, Minggu (14/11/2021).

Dikatakan, jika dihitung, 70 persen dari 4,3 juta penduduk Kalsel yaitu kurang lebih sebanyak 3,15 juta orang.

‘Maka jika setiap orang idealnya mendapat dua dosis vaksin, artinya ada sebanyak 6,3 juta dosis vaksin yang harus selesai disuntikkan di penghujung Tahun 2021 ini,” jelasnya.

Dikatakan, indikator-indikator pandemi Covid-19 di Kalsel telah melandai, dintunjukkan dari laporan data Satgas Percepatan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel.

Operasi Aman Nusa II di lingkup Mabes Polri yang dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan pun telah berkahir beberapa waktu lalu.

Dimana Operasi ini juga menjadi operasi kewilayahan di daerah termasuk di Polda Kalsel dengan sandi Operasi Aman Nusa II Intan.

Meski demikian, Polda Kalsel dan Polres/Polresta Jajaran katanya, tak serta-merta berhenti melakukan upaya untuk mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.

“Dari pusat tidak ada namanya protokol kesehatan dicabut, itu tetap dilakukan,” ujarnya.

Meski BOR (Bed Occupation Rate) di Kalsel sudah rendah bahkan beberapa rumah sakit sudah tidak ada merawat pasien Covid-19, Tapi 5M, pakai masker dan jaga jarak tetap.

Baca Juga :   KEMENAG KALSEL Kirim Kontingen ke Kemah Pramuka Madrasah Nasional 2024

“Kegiatan-kegiatan yustisi terkait kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di wilayah Polda Kalsel pun akan tetap dilakukan.

Walaupun cara yang digunakan lebih berupa imbauan dibarengi dengan pembagian masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah,” ujarnya lagi.

Makin berkurangnya angka BOR dan angka penularan serta kasus kematian Covid-19 di Kalsel diharapkan Kapolda juga merupakan efek dari vaksinasi Covid-19 yang terus dilakukan.

Dimana Polda Kalsel melalui Gerai Vaksin Presisi juga terus membantu pemerintah melakukan vaksinasi massal terhadap berbagai kalangan masyarakat di Banua.

Sebelumnya, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Ubaidillah mengatakan, intensifikasi vaksinasi dapat dilakukan dengan upaya menambah dan mengoptimalkan tim vaksinator.

Yaitu dengan memberdayakan relawan sebagai operator verifikasi dan input data, sehingga tenaga kesehatan dalam tim vaksinator bisa fokus ke tahapan krusial yaitu penyuntikan vaksin dan observasi pasca vaksin.

Selain itu, metode “jemput bola” mendekatkan fasilitas vaksinasi dan tim vaksinator juga dilakukan khususnya ke desa-desa yang jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan.

“Upaya utama yaitu jemput bola mendekatkan tempat vaksinasi ke masyarakat, itu pasti akan lebih mudah.

Contohnya jika dua tim vaksinator itu 10 orang pergi ke desa dan memvaksin 200 orang, pasti lebih mudah dibanding menggerakkan 200 orang ke tempat vaksinasi,” pungkas Kombes Pol dr Ubaidillah. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia
DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas
CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Berita Terbaru

Jemaah calon haji saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel, untuk keberangkatan kloter pertama pada Jumat (24/4/2026) dini hari. (Foto: Antara/Firman)

Bisnis

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:44

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca