SuarIndonesia – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan sangat terkesan bersama jajaran, mahasiswa, serta awak media nopabar (nonton bareng film Sayap-Sayap Patah 2 di Studio XXI Duta Mall Banjarmasin pada Minggu (18/5/2025).
Acara nobar merupakan kegiatan Polda Kalsel dalam rangka menjalin silaturahmi dengan mahasiswa dan insan media.
“Pentingnya pesan yang disampaikan dalam film Sayap-Sayap Patah 2 tersebut.
Kita ingin mensosialisasikan tentang tugas-tugas Polri dalam melayani masyarakat dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas),” jelasnya.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, usai nonton bareng, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menjelaskan pentingnya pesan yang disampaikan dalam film Sayap-Sayap Patah 2 tersebut.
Selain itu, Irjen Pol Rosyanto Yudha didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwindi mengungkapkan bahwa dirinya sangat terkesan setelah menonton film yang diangkat dari kisah nyata penuh drama dan kesedihan tersebut.
“Film ini sangat berkesan, cukup menggugah perasaan karena ending-nya juga sedih.
Terlihat banyak penonton yang ikut meneteskan air mata,” imbuhnya.
Kapolda berharap, melalui film ini, masyarakat dapat mengambil sisi positif dalam menjaga Sitkamtibmas, dengan memberikan rasa aman dan nyaman kepada sesama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, hal sama Kapolda dan jajaran nobar dengan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan yang menyentuh.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang humanis antara pihak kepolisian dengan masyarakat sipil.
Hadir dalam acara tersebut berbagai perwakilan organisasi masyarakat (ormas), mahasiswa, tokoh masyarakat, serta Organisasi Kepemudaan.
Film “Sayap-Sayap Patah 2” yang diangkat dari kisah nyata tragedi Mako Brimob mampu menggugah emosi penonton.
Cerita perjuangan dan pengorbanan para aparat negara dalam menghadapi ancaman terorisme, disampaikan dengan sangat menyentuh dan penuh nilai-nilai kemanusiaan.
Wakil Direktur Intelkam Polda Kalsel yang hadir secara langsung menyampaikan pesan penting di sela acara.
“Ini bukan sekadar nobar, tapi juga cara kami menjalin silaturahmi dan membangun semangat persatuan. Kepolisian ingin lebih dekat dengan masyarakat,” ucapnya.
Sedangkan Geman Yusuf, salah satu tokoh masyarakat yang turut hadir, menyampaikan kesan mendalamnya terhadap film tersebut.
“Bagian paling menyentuh bagi saya adalah kejamnya teroris yang tidak berperikemanusiaan. Jangan beri kesempatan sedikit pun bagi teroris berkembang di Indonesia,” tegasnya.
Menurut Geman, kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat.“Melalui nobar ini kita bisa bersilaturahmi. Ini menjadi pemersatu bangsa dan membangun kekompakan di antara kita,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pesan kemanusiaan yang kuat dari film tersebut. “Kita harus menjadi manusia yang bermoral dan beradab. Seharusnya kita bisa membantu yang perlu dibantu. Demi keadilan, kita harus bersikap bijak dalam hidup bermasyarakat,” ujarnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















