SuarIndonesia – Audiensi ke Kapolda Kalsel (Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan), Irjen Pol Drs Rikwanto SH M.HUm dilakukan jajaran OJK (Otoritas Jasa Keungan) Kantor Regional 9 Kalimantan beserta Perwakilan Industri Jasa Keuangan di Kalsel, Bank Mandiri, Bank Kalsel, Bank BNI dan Bank BRI Banjarmasin, berlangsung d ruang Kapolda, Rabu (17/2/2021).
Semua dari keterangan, terkait pergantian pimpinan baru Bank Mandiri Regional Ceo XI Kalimantan dan Peningkatan Ekonomi Nasional. Ikut sambut audensi itu, Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, AKBP Budi Hermanto.
Saat itu, Kepala OJK Regional IX Kalimantan ,Riza Aulia Ibrahim, Direktur Utama Bank Kalsel, Dr. H. Agus Syahbarudin, M.Si, Head Of Region BNI Banjarmasin Mahrauza Purnaditya, Bank Mandiri Regional Ceo XI, Zan Winston Tambunan dan Pimpinan Wilayah BRI Banjarmasin Heri Santoso.

Semua dilakukan, selain untuk mempererat keharmonisan hubungan antara Polda Kalsel dengan Bank, juga bicarakan masalah seputar perbankan, keungan dengan Kapolda, termasuk memperkenalkan pimpinan baru Bank Mandiri.
Pada kesempatan itu Kapolda Kalsel, mengingatkan agar selalu memonitor soal investasi bodong yang sering marak di masyarakat dengan membentuk Satgas (Satuan Tugas).
“Saya minta juga monitor dan koordinasikan Pasar Muamalah yang transaksi menggunakan Dinar dan Dirham sebagai alat bukti pembayaran,” tegas Irjen Pol Rikwanto.

Arahan Kapolda Kalsel menyangkut soal tersebut, menjadi perhatian dan disambut baik dari OJK, Perwakilan Industri Jasa Keuangan di Kalsel serta jajaran Bank yang ada di banua ini.
“Kami dari Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah Kalsel, tentunya sangat mengapresiasi dukungan Kapolda Kalsel dalam upaya pengamanan setiap program LJK untuk mendukung kebangkitan ekonomi daerah,” tambah Direktur Utama Bank Kalsel, Dr. H. Agus Syahbarudin, M.Si. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















