Suarindonesia – Seuah kapal tugboat diamuk ‘hantu merah’ (api), saat sandar di Sungai Martapura, tepatnya di Jalan Rantauan Darat, Banjarmasin Selatan, Selasa (4/3/2025) pagi.
Karuan gegerkan warga sekitar, dan kejadian di dalam gudang perbaikan kapal tersebut.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kobaran api tersebut menghanguskan satu buah kapal bernama Meteor 05.
“Pada 9 pagi anggota piket menerima laporan bahwa ada terjadinya kebakaran kapal di kawasan itu. Saat kita sambangi kapal yang terbakar itu milik Meteor 05,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi, kebakaran itu bermula dari ada suara ledakan dari dapur kapal tersebut.
“Agus Salafudin sedang di kamar bawah lagi memasang sarung guling, kemudjan dia mendengar suara ledakan di salon (dapur)
Mendengar suara ledakan yang cukup deras, Agus pun keluar dari kamar dan melihat api serta bahan bamar jenis solar sudah berhamburan di dapur kapal tugboat.
Melihat teman kerja yang lain pada lari dan bercebur, saksi ini juga ikut nyebur karena dia kaget karena takut ada ledakan lagi,” jelas Dading.
Setelah 20 menit mereka cebur ke sungai, relawan pemadam kebakaran pun berdatangan dan melakukan penyemprotan.
“Jadi yang terbakar di bagian salon (dapur) kapal yang merambat ke ujungaan kapal,” ungkap Dading.
Dalam pristiwa ini tidak ada korban jiwa, sementara penyebabnya dalam penyelidikan,”. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















