KALSEL Tingkatkan Kewaspadaan Hewan Kurban Bawa Penyakit Menular

- Penulis

Kamis, 6 Juni 2024 - 23:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi-sapi kurban yang ditampung di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banjarmasin untuk hari Raya Idul Adha 1445 H atau 2024. [ANTARA/Sukarli]

Sapi-sapi kurban yang ditampung di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banjarmasin untuk hari Raya Idul Adha 1445 H atau 2024. [ANTARA/Sukarli]

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan kurban yang bisa membawa penyakit menular, seperti penyakit mulut dan kuku, kulit berbenjol dan lainnya.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi di Banjarbaru, Kamis (6/6/2024), ribuan hewan, seperti sapi, kerbau dan kambing berdatangan ke provinsi ini dari luar daerah, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M.

Ia mengatakan hewan-hewan kurban ini harus dipastikan kesehatannya dari berbagai penyakit, utamanya penyakit yang bisa menular, hingga memenuhi syarat untuk masyarakat menjalankan ibadah kurban.

Dikatakan Suparmi, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan merupakan tanggung jawab bersama, baik oleh pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota dan berbagai pihak terkait.

“Untuk itu, diperlukan harmonisasi peranan setiap pihak guna memperkuat penanggulangan dan pengendalian penyakit hewan menular strategis di Kalsel sebagai upaya penyediaan dan penjaminan keamanan pangan asal hewan (PAH) yang aman, sehat, utuh, dan halal (asuh),” kata Suparmi dikutip dari AntaraNews.

Dia mengungkapkan berdasarkan perkembangan data ketersediaan dan kebutuhan hewan kurban di provinsi ini yang tersedia sebanyak 27.959 ekor di kabupaten/kota.

Dengan rincian, hewan kurban jenis sapi sebanyak 19.403 ekor, kerbau 1.103 ekor, kambing 7.371 ekor, dan domba sebanyak 82 ekor.

Baca Juga :   RATUSAN PEMILIH di Banjarmasin Simulasikan Pencoblosan Pilkada, Seluruh Kalsel Disiapkan 7.344 TPS

Hewan kurban di Kalsel tidak hanya berasal dari wilayah sendiri, tetapi ada yang didatangkan dari luar wilayah Kalsel yang tentunya harus diawasi dan dipastikan aman dari berbagai penyakit.

Karenanya, ungkap dia, Pemprov Kalsel akan menurunkan 359 petugas ke kabupaten/kota untuk memastikan hewan kurban yang dipotong aman dan sehat.

Dengan rincian, kata dia, yang diturunkan sebanyak 88 dokter hewan, sembilan orang dokter hewan swasta, kemudian 262 tenaga teknis kesehatan hewan.

Menurut dia, semua bergerak akan melakukan pengawasan hewan kurban sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 114/permentan/pd.410/9/2014 tentang pemotongan hewan kurban.

Dikuatkan lagi dengan surat edaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan nomor 4/se/tu.020/f/03/2024 tentang peningkatan kewaspadaan dan pengendalian penyakit hewan menular strategis menjelang hari raya.

“Selain itu, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 34 tahun 2023 tentang hukum dan panduan pelaksanaan Ibadah kurban saat merebaknya penyakit LSD dan antisipasi PPR pada hewan kurban,” katanya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia
DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas
CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Berita Terbaru

Jemaah calon haji saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel, untuk keberangkatan kloter pertama pada Jumat (24/4/2026) dini hari. (Foto: Antara/Firman)

Bisnis

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:44

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca