Kalsel Salah Satu Daerah Dipilih Japan Foundation

- Penulis

Senin, 6 Mei 2019 - 01:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Japan Foundation,  sebagai perwakilan Pemerintah Jepang memperkanalkan budaya dan bahasa di sekolah-sekolah

Pemerintah Jepang dan Indonesia menandatangani kerjasama pengenalan bahasa dan budaya Jepang di Indonesia sejak 2014.

Hanya saja, program itu difokuskan di Jabodetabek.  Seiring waktu berjalan,  program semakin luas.

Dan Provinsi Kalsel salah satu daerah yang dipilih Japan Foundation untuk melaksanakan program bahasa dan budaya Jepang.

Fahrizal B. Ramadhan selaku Asisten Coordinator Nihongo Program Japan Foundation menjelaskan, pihaknya akan melaksanakan program tersebut di beberapa sekolah di Kalsel pada bulan Desember mendatang. Dikatakannya, program ini murni dibiayai Pemerintah Jepang.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengirim pembicara atau speaker untuk bertemu dengan siswa SMA/SMK.

Para siswa juga akan diikutkan menjadi peserta seminar pendek dan praktek bahasa Jepang.

“Siswa nanti diarahkan menjadi tour gaet menggunakan Bahasa Jepang. Mereka diajakarkan dulu berbahasa Jepang lalu praktek.

Visi kami memajukan Bahasa Jepang di Indonesia, diharapkan anak anak terbiasa dengan Bahasa Jepang,” ujarnya usai bertemu dengan Kabid Bina SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun.

Baca Juga :   SISWA SDN Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Diedukasi Pembuatan Sasirangan

Menurut Fahrizal, pihaknya masih memetakan sekolah mana saja yang akan mendapatkan bantuan program ini.

Ia menyebut, program ini merupakan MoU antara Direktorat Pendidikan Menengah Kemendikbud dengan Pemerintah Jepang.  Program ditujukan pemahaman lintas budaya.

“Guru yang sekolahnya dapat program nanti bisa daftar program kursus singkat dua minggu di Jepang, tentunya melalui proses seleksi.

Seluruh biaya ditanggung pamerintah Jepang,” bebernya.

Sementara itu, Muhammadun menyambut positif program tersebut.

Dikatakannya, program tersebut sangat bagua,  karena saat ini memasuki era globalisasi di mana semua bahasa penting.

“Tentunya program ini bermanfaat bagi peserta didik, dan juga program itu sesuai dengan revolusi bahasa. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca