SuarIndonesia — Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida Kalsel) menjaring sebanyak 90 proposal inovasi daerah dari berbagai unsur mulai dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) provinsi dan kabupaten/kota hingga masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel M Syarifuddin mengatakan saat ini berbagai inovasi itu sudah masuk tahapan penjurian dan presentasi final dalam ajang Kalsel Innovation Award 2025 di Aula Brida Kalsel, Banjarbaru, Rabu (15/10/2025).
“Babak final menghadirkan masing-masing 10 inovasi daerah terbaik dari tiga kategori, yakni top 10 SKPD Provinsi Kalsel, top 10 kabupaten/kota, dan top 10 masyarakat umum,” ujar dia.
Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi seluruh peserta yang berhasil lolos ke tahap final, menjadi wujud nyata dari semangat “Bekerja Bersama dan Merangkul Semua” melalui ide, kreativitas, dan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk pembangunan daerah.
“Kalsel Innovation Award 2025 merupakan wadah apresiasi bagi para inovator daerah yang telah menghadirkan berbagai terobosan dan gagasan baru untuk memperkuat pembangunan daerah,” tutur Syarifuddin dilansir dari AntaraNews.
Melalui ajang ini, Syarifuddin menegaskan bahwa inovasi merupakan bagian dari semangat perubahan menuju birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata.
Ia mengatakan pada 2025, total 90 inovasi daerah yang diterima panitia, terdiri atas 42 proposal dari SKPD Provinsi Kalsel, 26 proposal dari SKPD kabupaten dan kota, serta 22 proposal dari masyarakat umum.
Menurut dia, capaian ini menunjukkan antusiasme dan kepedulian berbagai pihak dalam membangun daerah melalui inovasi baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. Setiap inovasi tidak berhenti hanya sebatas konsep, tetapi harus dapat diterapkan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Kalsel Innovation Award 2025 berlangsung pada 14–15 Oktober 2025. Pada hari pertama, peserta yang tampil adalah top 10 SKPD Kalsel dan top 5 masyarakat umum, sementara pada hari kedua diikuti top 10 kabupaten/kota dan top 5 masyarakat umum.
“Ajang ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dampak dan manfaat pembangunan terhadap pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Syarifuddin. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















