KAKEK MIAN Ditemukan tak Bernyawa di Sungai Kawasan Basirih

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 21:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban mengapung di Jalan Basirih tepatnya Sungai Martapura Banjarmasin Barat, Senin (29/12/2025), (SuarIndonesia/DO)

Korban mengapung di Jalan Basirih tepatnya Sungai Martapura Banjarmasin Barat, Senin (29/12/2025), (SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia – Seorang kakek bernama Mian (67), ditemukan keadaan tak bernyawa, mengapung di Jalan Basirih tepatnya Sungai Martapura Banjarmasin Barat, Senin (29/12/2025), sekitar pukul 09.30 WITA.

Korban diketahui warga Jalan Tembus Mantuil Basirih Ulu RT. 18 Banjarmasin Selatan.

Ditemukan mengapung dengan masih berpakaian lengkap.

Dimana pertama kali menemukan Syarifuddin (43), warga Jalan Tanjung Berkat RT 17 Banjarmasin Barat.

Kemudian memberitahukan kepada Saiful Bahri selaaku ketua RT 18, di JalanTembus Mantuil RT 18 Banjarmasin Barat.

Jasad Mian, dievakusi di dermaga Basarnas Kota Banjarmasin, dan dibawa ke ruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, ST, MM, saat dikonfirmasi membenarkan adanya ditemukan orang tenggelam di Sungai Martapura.

Dari keterangan keluarga korban, korban turun dari rumah sejak Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga :   ANALISISI DAN PERSPEKTIF Keadilan dan Hak Asasi Manusia Kasus Pembunuhan Zahra Dilla

Pamit ingin pergi ke sawah yang berada di daerah Handil Bujur, seorang diri dengan menggunakan sarana perahu.

Kemudian pada sore hari sekitar pukul 17.00 WITA, biasanya sudah pulang ternyata belum terlihat.

Setelah itu anak korban Sabri, berupaya melakukan pencarian ke sawah tempat korban bekerja, juga tak ditemukan.

“Bahwa berdasarkan hasil visum luar korban terdapat luka memar pada bagian dahi dan pinggang sebelah kanan akibat benturan benda tumpul,” kata Kasat.

Namun menurut dokter luka tersebut bukan penyebab meninggalnya korban.

Penyebab korban meninggal yaitu karena tenggelam. Mendengar penjelasan dari dokter, anak korban Sabri meminta untuk tidak dilakukan otopsi dan ingin segera dilakukan pemakaman. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca