Suarindonesia – Seorang kakek bernama Mian (67), ditemukan keadaan tak bernyawa, mengapung di Jalan Basirih tepatnya Sungai Martapura Banjarmasin Barat, Senin (29/12/2025), sekitar pukul 09.30 WITA.
Korban diketahui warga Jalan Tembus Mantuil Basirih Ulu RT. 18 Banjarmasin Selatan.
Ditemukan mengapung dengan masih berpakaian lengkap.
Dimana pertama kali menemukan Syarifuddin (43), warga Jalan Tanjung Berkat RT 17 Banjarmasin Barat.
Kemudian memberitahukan kepada Saiful Bahri selaaku ketua RT 18, di JalanTembus Mantuil RT 18 Banjarmasin Barat.
Jasad Mian, dievakusi di dermaga Basarnas Kota Banjarmasin, dan dibawa ke ruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, ST, MM, saat dikonfirmasi membenarkan adanya ditemukan orang tenggelam di Sungai Martapura.
Dari keterangan keluarga korban, korban turun dari rumah sejak Sabtu (27/12/2025).
Pamit ingin pergi ke sawah yang berada di daerah Handil Bujur, seorang diri dengan menggunakan sarana perahu.
Kemudian pada sore hari sekitar pukul 17.00 WITA, biasanya sudah pulang ternyata belum terlihat.
Setelah itu anak korban Sabri, berupaya melakukan pencarian ke sawah tempat korban bekerja, juga tak ditemukan.
“Bahwa berdasarkan hasil visum luar korban terdapat luka memar pada bagian dahi dan pinggang sebelah kanan akibat benturan benda tumpul,” kata Kasat.
Namun menurut dokter luka tersebut bukan penyebab meninggalnya korban.
Penyebab korban meninggal yaitu karena tenggelam. Mendengar penjelasan dari dokter, anak korban Sabri meminta untuk tidak dilakukan otopsi dan ingin segera dilakukan pemakaman. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















