SuarIndonesia -Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi, angkat isu bullying yang engah menjadi perhatian serius di berbagai lapisan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kerjasama antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi masalah tersebut.
” Bullying yang melibatkan tindakan merendahkan, mengintimidasi, atau menyakiti individu lain secara verbal, fisik, atau melalui media online, telah menjadi perhatian global karena dampak negatif yang dapat berdampak pada kesejahteraan dan perkembangan psikologis korban,” katanya .
“Bullying ini, yang menjadi perhatian kita bersama jadi harapan kami solusi yang harus kita hadapi bersama-sama itu adalah kita banyak Komunikasi, koordinasi dengan anak kita, apalagi mereka di sekolah kita tidak tau,” ucap Nuryadi pada apel bersama, baru-baru ini.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak mereka mengenai pentingnya menghormati, menerima perbedaan, dan berbicara dengan sopan.
“Kita tau sendiri bahwa Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, penyelenggaraan dan pengembangan sistem pendidikan nasional merupakan tanggungjawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan Pemerintah,” jelasnya.
Untuk itu, Nuryadi berharap kesadaran terhadap masalah bullying semakin meningkat di kalangan warga kota.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, Banjarmasin diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif dalam memberantas bullying dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah, aman, dan mendukung perkembangan generasi muda. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















