JANGAN DIBUANG Sembarangan Sampah Isoman

- Penulis

Kamis, 29 Juli 2021 - 00:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin meminta warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah untuk tidak sembarangan membuang sampah.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, DLH Banjarmasin, Marzuki menilai, warga yang melakukan isolasi secara mandiri seharusnya sadar dan mengetahui bagaimana cara mengelola sampah yang dihasilkannya.

“Misalnya masker, kan sudah ada arahan sebelum membuang, maskernya digunting atau dirusak dulu. Supaya tidak dipungut yang kemudian dipakai kembali oleh pemulung,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota.

Bukan tanpa alasan, penekanan tersebut dilakukan lantaran adanya resiko penularan virus yang terjadi dari sampah yang dihasilkan warga isoman. Khususnya sampah masker dan tisu yang digunakan.

“Tidak menutup kemungkinan masker bekas ini jadi media penularan,” tegasnya.

Selain merusak masker bekas pakai, pria dengan sapaan Jack itu juga mengimbau agar sampah yang ia hasilkan selama menjalani isoman bisa dibungkus rapi dan rapat dengan kantongan.

Kemudian. Ia meminta yang bersangkutan juga harus berkoordinasi dengan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.

“Jadi Ketua RT bisa mengkomunikasikannya dengan petugas kebersihan (paman sampah). Supaya bisa diamankan dan tidak dibongkar pemulung, waktu dibuang ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah),” imbuhnya.

Selain itu, Marzuki juga telah mengimbau seluruh petugas kebersihan yang ada di bawah kewenangannya untuk tidak menyentuh langsung sampah-sampah. Terutama masker dan tisu.

“Selama menjalankan tugasnya, petugas kita sudah diinstruksikan untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan, masker dan sepatu boot,” ujarnya.

Lantas, setelah sampai ke TPS, bagaimana penanganan sampah isoman itu selanjutnya?

Terkait hal itu, Marzuki mengaku sampah tersebut akan langsung dikubur di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjar Bakula yang ada di Jalan Lingkar Basirih.

Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

“Tapi akan lebih baik jika warga yang isoman bisa mengubur sampah bekas isoman sendiri sebagai bentuk tanggung jawab kepada dirinya sendiri,” pungkasnya.

Ia menjelaskan, sebetulnya dalam Perda sudah disebutkan sebelum membuang sampah untuk membungkusnya ke dalam plastik. Selain agar tidak berhamburan, juga untuk keamanan.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ditemukan penularan Covid-19 dari sampah, baik ke paman sampah maupun ke petugas di lapangan,” tandasnya.

Apa yang dijelaskan Marzuki rupanya sudah dilakukan oleh salah satu warga yang menjalani isolasi mandiri, yakni Nathan.

Ia menceritakan, sejak divonis terkonfirmasi positif Covid-19 melalui hasil swab PCR pada 25 Juli 2021 yang lalu, ia masih menampung sampah masker dan tisu bekas yang ia gunakan di tempat khusus.

“Rencananya sampah-sampah ini mau dibakar sendiri. Setelah saya dipastikan negatif dulu,” ungkapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan pesan singkat, Rabu (28/07/2021) siang.

Ia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dan ketua RT setempat di mana ia menjalani isoman.

“Alhamdulillah sudah lapor, dan warga sekitar juga masih welcome saja dengan keberadaan saya yang lagi menjalani isoman di rumah,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca