SuarIndonesia – Dari data sementara Provinsi Jawa Barat paling banyak mengirim perwakilan atau kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 29.
Provinsi yang dipimpin Ridwal Kamil, ini mengirim 140 orang kafilah. Rombongan Jabat menginap di Hotel Tree Park, Banjarmasin dengan jumlah kamar 70 buah.
Provinsi dengan jumlah kafilah terbanyak kedua dan ketiga Kepualauan Riau (Kepri) dan Jawa Tengah.
Masing-masing dengan jumlah 135 dan 128 orang. Kafilah Kepri menginap di Hotel Montana 45 kamar dan penginapan Lerina 22 kamar.
Kemudian, kafilah Jateng menginap di Novotel 15 kamar dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional IV dengan jumlah 175 kamar.
Berikutnya, kafilah paling sedikit berasal dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah masing-masing 40 orang.
Kafilah Bali menginap di Hotel Arya Duta 30 kamar, sedangkan tempat penginapan kafilah NTT belum terkonfirmasi.
Relation Manager Bandara Internasional Syamsuddin Noor,
Ahmad Zulfian Noor, menyarakan dalam menyambut kafilah dan tamu VIP/VVIP serta dewan hakim atau juri baik sistem atau alur kedatangan sudah siapkan dengan maksimal, Bandara Internasional Syamsudin Noor juga akan menambah jadwal penerbangan jika dibutuhkan.
Ia mengakui sudah ada beberapa kontingen kafilah yang datang lebih awal seperti kafilah Papua Barat dan Sumatra Barat. Puncaknya diperkirakan tanggal 8, 9, dan 10 Oktober.
“Kita sudah berkodinasi juga dengan SKPD yang ada di Pemprov Kalsel, kita telah menyiapkan area penyambutan dengan 4 area,” ungkapnya.
Keempat area tersebut yakni baggage claim, exhibiton kedatangan, di kedatangan internasional dan posko terpadu, yang semuanya akan dibangun oleh Pemrpov Kalsel.
“Di MTQ ini kita mempersiapkan lebih ke arah kebersihan, petugas kita disiagakan untuk membantu kafilah MTQ, keamanan juga sudah dimatangkan, bandara sudah siap membantu dan mendukung pelaksanaan MTQ tahun 2022,” katanya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















