SuarIndonesia – Kapolda, Irjen POl DR Nico Afinta SIK SH MH, sepertinya kagumi hasil pertanian, aneka kerajinan dan produk makanan-minuman khas daerah “banua enam” Kalimantan Selatan (Kalsel). Hingga soal menebarkan benih ikan untuk ketahanan pangan.
Ketika bersama Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Parullian Marpaung serta rombongan berkunjung ke Kampung Tangguh Banua (KTB) di wilayah “banua enam”.
Yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kabupaten Balangan, Tapin, dan Tabalong, hingga Kamis (16/7/2020).
Seperti di KTB Desa Banyu Hirang, mendapat apresiasi Kapolda Kalsel disambut warga dan Bupati HSU Drs H Abdul Wahid HK, MM, M.Si.
Program pemasukan yang potensinya sangat besar di Desa Banyu Hirang melalui wisatawan dan hasil kerajinan tangannya.

Kapolda beseta rombongan melakukan selain meninjau dan melihat miniatur KTB, Posko KTB, Posko kesehatan, Ruang isolasi, demo pemulasaran jenazah, dapur umum, juga unit ketahanan pangan, home industry, pertanian, peternakan dan perikanan.
Bahkan menyerahkan paket sembako kepada perwakilan warga serta penyerahan Alat Pelindung Diri, alat kesehatan dan bibit ikan.
Menjadi perhatian dan dikagumi kapolda berbagai hasil pertanian seperti singkong dan alat penangkap ikan dari bambu hasil kerajinan dari para warga di pedesaan.
Lain tempat di HST, juga sama ketika ke daerah Pegunungan Meratus Desa Batu Tangga Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten HST ini.
Rombongamn disambut Bupati HST, Drs HA. Chairansyah, Ketua DPRD HST, H Rachmadi, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, SIK, Dandim 1002 Barabai, Letkol Inf Muh Ishak.
Bahkan sempat melihat alat penyomprot disinfektan cairan uap hingga produk anaka makanan ciri khas, yang sama disunguhkan ketika ke HSU.
Tak berbeda ketika ke KTB di Kompleks Swadharma Lestari RT 11 Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel.
Kedatangan kapolda disambut langsung Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani bersama Forkopimda dan perangkat KTB.
Ada aneka makanan dan minuman di stand KTB dan kapolda bersama sejumlah pejabat ikut cicipi jamu Covid-19, yang dipamerkan.

Kapolda menyatakan terima kasih dan bangga kepada para bupati dan seluruh Forkopimda, atas sinergitas, sehingga program-program bisa dijalankan baik.
Sangat penting, katanyua yaitu mengobati hati, melakukan perlindungan diri seperti selalu mencuci tangan, menggunakan masker di tempat umum dan jaga jarak.
Kapolda menyampaikan 5 strategi hadapi Covid-19, diantaranya Peningkatan kapasitas PCR, peningkatan kapasitas ruang isolasi di rumah sakit,pPembuatan Kampung Tangguh, penegakan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dan efesiensi anggaran untuk penanganan Covid-19 yang sesuai sasaran.
“Saat ini di Provinsi Kalimantan Selatan sudah ada 182 KTB sudah dibentuk.
Namun yang terpenting dari semua itu adalah komunikasi dalam menentukan solusi bersama,” pungkasnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















