SuarIndonesia – Pasca berakhirnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan memasuki tahun ajaran baru, dewan menerima sejumlah keluhan oleh orang tua murid soal mahalnya beberapa atribut sekolah yang harus ditebus.
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin mengingatkan dalam penyediaan atribut sekolah jangan dijadikan lahan bisnis
“Kita ingatkan jangan dijadikan bisnis pengadaan atribut sekolah,” katanya, Selasa (8/8/2023)
Menurut Lutfi, koperasi sekolah memang diperbolehkan menyediakan keperluan atau atribut bagi peserta didik tapi sifatnya bukan untuk bisnis.
“hanya untuk mengakomodir dan mempermudah siswa dalam mendapatkan atribut sekolah, dan jangan mengambil keuntungan dalam jumlah besar,” ujarnya.
Hal ini kata Lutfi, juga sebagai bahan evaluasi kedepannya agar koperasi sekolah menetapkan harga sewajarnya saja dan jangan memberatkan para orangtua murid khususnya yang kurang mampu. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















