SuarIndonesia – Pandemi covid-19 sangat mempengaruhi iklim investasi di Kalimantan Selatan (Kalsel).
,Kendati demikian Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, terus bergerak mencari sumber investasi lainnya yang tidak terpengaruh pandemi.
Salah satu sektor industri yang dilirik adalah jasa logistik utamanya pengiriman makanan, sebab menurut Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM, Indra Darmawan, jasa logistik justru sedikit diuntungkan dengan kondisi pandemi.
“Ada beberapa sektor industri yang akan mendapatkan ‘keuntungan’ dari kondisi pandemi seperti jasa logistik yang spesifik pada pengiriman makanan,” ujar Indra, saat menjadi narasumber Rapat Koordinasi Strategi Investasi Kalsel saat Pandemi COVID-19 menggunakan sarana Video Conference yang dipimpin Kepala DPMPTSP Kalsel, Ir. Nafarin, Senin (18/5/2020) lalu.
Pada rapat koordinasi yang melibatkan DPMPTSP Kabupaten/Kota se-Kalsel serta Direktorat Fasilitasi Promosi Daerah BKPM, itu Nafarin menyampaikan perkembangan realisasi investasi serta rincian proyek investasi dan kendala realisasi investasi secara umum.

Nafarin juga menyampaikan perkembangan kondisi Pandemi COVID-19 di Kalsel dan hubungannya dengan realisasi investasi.
“Kita harus menguatkan sektor investasi yang tidak terpengaruh pandemi,” ajak Nafarin.
Perwakilan DPMPTSP kabupaten/kota juga menyampaikan perkembangan investasi di wilayah masing-masing. DPMPTSP Kabupaten Barito Kuala menyampaikan bahwa beberapa proyek investasi yang tidak terkendala pandemi.
“Seperti industri plywood yang masih terus jalan dan dapat menampung masyarakat Barito Kuala sebagai tenaga kerja,” ujar Aberar, Kepala DPMPTSP Barito Kuala.(ADV/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















