SuarIndonesia – Kepengurusan DPC (Dewan Pimpinaan Cabang) Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Banjarmasin, ‘tak ada narkodanya”.
Yakni dalam artian hingga kini ketua masih kosong dan tak ada karteker, juga tidak ada Plt.
Ini setelah Kepengurusan DPC IKADIN Banjarmasin yang semula diketuai Edi Sucipto telah berakhir.
“Ya sekarang jabatan itu murni kosong, tidak ada karteker, juga tidak ada Plt. Namun, kita masih menunggu pusat,” kata Ketua Koordinator IKADIN Wilayah Kalimantan, H Syahrani didampingi sejumlah rekan pada wartawan, usai buka puasa bersama pada Jumat (21/3/2025).
Ini pula lanjutnya, telah meminta saran dan pendapat para senior mengenai belum ditunjuk Plt Ketua IKADIN Banjarmasin.
Lainnya, M Rasyid, mantan Ketua IKADIN Banjarmasin mengatakan, apabila kepengurusan berakhir harus ada perpanjangan apabila tidak dibentuk karteker.
Seingga legalitas kepengurusan tetap berjalan.“Kalau sudah berakhir, namun tidak ada karteker maka terjadi kekosongan kepengurusan dan program-program tidak terlaksana,” ucapnya.
Pada akhrinya pula tidak bisa mengambil kebijakan atas nama IKADIN Banjarmasin.
“Sebaiknya secepatnya pusat menyikapi ini, agar tidak ada kevakuman di kepengurusan IKADIN Banjarmasin,” desaknya.
Lainnya sambung Syaiful Bahri megatakan dengan belum ditunjuknya Plt maka bisa dikatakan organisasi menjadi demosioner, tidak bisa mengambil kebijakan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















