SuarIndonesia – Habib Faturrahman Bahasyim mengatakan dirinya merupakan salah seorang dari ratusan jamaah umrah Kalsel dari PT. Naila Syafaah yang telantar di Jakarta.
“Kami merasa tertipu karena pihak travel tidak memberangkatkan,” ucapnya ketika di hubungi via telpon, Selasa (4/10/2022).
Menurut keterangan habib, pihak travel sebelumnya menawarkan dirinya sebagai brand amsador sebagai upaya menarik minat jamaah.
“Nama saya tercemar karena tercatut oleh PT. Naila Syafaah untuk menarik jamaah umrah,” katanya.

Lanjut habib, kini ratusan jamaah umrah asal Kalsel terlantar di asrama pondok gede Jakarta selama sepekan dari 29 September 2022. pasalnya pihak penyelenggera dari Travel PT. Naila Syafaah menghilang setelah memberangkatkan dari bandara Banjarmasin.
“Alhamdulillah jamaah kalsel sekarang diinapkan sementara di asrama pondok gede dibantu Kantor Wilayah Kementerian Agama Kemenag Kalsel yang berkoordinasi dengan pusat setelah sebelumnya dilaporkan, sambil menunggu kejelasan dari travel Naila Syafaah,” ujarnya.
Habib juga mengatakan, para jamaah masih berharap pihak travel ada i’tikad baik memberangkatkan mereka ketanah suci untuk melangsungkan ibadah umrah.
“Terserah diberangkatkan pada lain waktu, atau pengembalian seratus persen dana yang telah mereka setorkan,” bebernya
Adapun jamaah dari PT. Naila Syafaah berjumlah 270 orang berada di Jakarta, 240 berasal dari Kalsel dan 30 orang dari Kaltim, dan yang diberangkatkan hanya 90 orang.
Para jamaah masing masing menyetor Rp 31 juta rupiah perorang, rencananya selama 15 hari menjalankan ibadah umrah di tanah suci, lewat jasa travel Naila Syafaah.
Hingga kini, pihak jamaah umrah yang tertipu telah melaporkan ke Polsek setempat dibantu lawyer, dengan harapan membantu mereka dalam menempuh jalur hukum. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















