GUNAKAN Pola 50:50, Ujian Sekolah di Banjarmasin Digelar Tatap Muka

GUNAKAN Pola 50:50, Ujian Sekolah di Banjarmasin Digelar Tatap Muka

 

SuarIndonesia – Pemerintah Kota Banjarmasin berencana akan menggelar Ujian Sekolah (US) dengan menerapkan sistem tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, pelaksanaan ujian tersebut digelar dengan menerapkan pola 50:50.

“Jadi rencananya jumlah keseluruhan siswa akan dibagi dua kelompok untuk bisa menjalani Ujian Sekolah yang akan dilaksanakan di ruang belajar sekolah,” ungkapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Selasa (23/02/2021) sore.

Penerapan pola kehadiran siswa tersebut tentu dilaksanakan tanpa mengesampingkan penerapan protokol kesehatan yang ketat layaknya belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Yakni dengan menerapkan sistem 50 persen dari total kapasitas ruang belajar, dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa rencana ujian yang digelar dengan tatap muka tersebut akan dijalankan oleh seluruh sekolah yang ada di bawah koordinasi Pemko Banjarmasin, yakni sekolah dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).

“Ini hasil rapat yang kita lakukan bersama para kepala sekolah, termasuk di tingkat SMP,” tukasnya.

Di samping itu, ia menekankan, bahwa ujian tersebut dilakukan dengan menggunakan media komputer atau berbasis internet ataupun tidak.

“Tidak harus dilaksanakan dengan komputer. Kita serahkan ke sekolah. Jadi tergantung kesanggupan fasilitas yang dimiliki sekolah,” ujarnya.

Kendati demikian, pria dengan sapaan totok itu mengaku masih belum membeberkan tanggal pasti dari jadwal pelaksanaan ujian sekolah tersebut.

Pasalnya, pihaknya sendiri masih menunggu instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kita perkirakan Ujian Sekolah ini akan digelar di awal April 2021. Insya Allah untuk di tingkat SMP siap semuanya,” tandasnya.(SU)

 102 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: