Suarindonesia – Jelang perhelatan akbar pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) tahun ini, sebagian oknum tertentu memanfaatkannya dengan menyebar berita bohong (hoax) dan fitnah.
Tak ingin stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat Kalsel terganggu karena hoax dan fitnah.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menghatapkan peran aktif anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pelindung Masyarakat (Linmas) se Kalsel. Hal itu diutarakannya pada Apel Peringatan HUT ke 100 Pemadam Kebakaran (Damkar), ke 69 Satpol PP, dan ke 57 Satlinmas tingkat Provinsi Kalsel sekaligis Gelar Pasukan Dalam menyukseskan Pemilu 2019 di Provinsi Kalsel, Jumat (29/3) di Lapanga 5 Desember, Marabahan, Barito Kuala.
“Satpol PP dan satlinmas harus berada di garda tereepan menangkal hal yang dapat merusak pesta demomrasi, baik fitnah, hoax, atau gibah, mari kita jaga kita luruskan hal yang merusak pesta demokrasi,” pesannya.
Ia berpesan sekecil apapun fitnah, hoax, atau gibah dapat merusak stabilitas keamanan. Jika ditemukan hal itu, kata Sahbirin, secepatnya dilakukan pembinaan untuk diluruskan.
“Tugas satpol dan linmas meluruskan apa yang tidak benar, dari tingkat daerah yang terpencil,” bebernya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















