GP ANSOR Turunkan Massa di Pengadilan ?, Menuai Respon Wakil Ketua I PWNU Kalsel

- Penulis

Minggu, 24 April 2022 - 23:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – GP Ansor turunkan massa untuk sidang Mardani, ?, ini dinilai citra NU bisa rusak.

Diketahui, sidang kasus dugaan suap Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN) berujung pada pemanggilan paksa Mardani H. Maming untuk memberikan kesaksian secara langsung di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Pemanggilan paksa Mardani H. Maming menuai respon dari berbagai kalangan, di satu sisi banyak yang mendukung agar skandal korupsi ini bisa terkuak secara terang benderang.

Di sisi lain, pendukung Mardani tidak terima dan khawatir akan adanya kriminalisasi.

Dukungan untuk Mardani datang dari GP Ansor Kalsel, melalui surat yang ditandatangani oleh Teddy Suryana (Ketua).

Ansor akan menurunkan 1.000 massa untuk berdemonstrasi mengawal pemeriksaan Mardani H. Maming.

Rencana tersebut pula menuai respon dari berbagai pihak, salah satunya dari Nasrullah selaku Wakil Ketua I PWNU Kalsel periode 2018 – 2023.

Ia menilai hal tersebut adalah upaya untuk menggunakan NU sebagai sarana mengintervensi penegakan hukum.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Lebih Sabu Terbungkus Plastik Teh China

“Kita tahu Saudara Teddy saat ini adalah anak buah Mardani, rencana ini menjadi sangat sarat akan konflik kepentingan,” jelas Anggota DPRD Kalsel Periode 2009-2014.

Dari dulu juga dia menyangsikan sejak konfewil NU bahkan juga dikala muktamar munculnya person yg PW.NU dan PBNU yang ujug-ujug tanpa melalui proses kaderisasi di PMII, IPNU, ANSHOR tidak lain semata-mata untuk menjadi perlindungan atau banper kepentingan semata.

Dirinya menyangsikan reaksi berlebihan beberapa pihak dari NU dalam menyikapi pemanggilan sang Bendahara Umum.

Bahkan, menjerumuskan citra NU dari organisasi keagamaan, menjadi organisasi politik untuk memengaruhi penegakan hukum.

“Seharusnya cukup doakan saja agar penegakan hukum berjalan dengan benar. Jika bersih, tak perlu risih,” tutup Nasrullah. (*)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca