GP ANSOR Turunkan Massa di Pengadilan ?, Menuai Respon Wakil Ketua I PWNU Kalsel

Bagikan :
GP ANSOR Turunkan Massa di Pengadilan ?, Menuai Respon Wakil Ketua I PWNU Kalsel

SuarIndonesia – GP Ansor turunkan massa untuk sidang Mardani, ?, ini dinilai citra NU bisa rusak.

Diketahui, sidang kasus dugaan suap Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN) berujung pada pemanggilan paksa Mardani H. Maming untuk memberikan kesaksian secara langsung di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Pemanggilan paksa Mardani H. Maming menuai respon dari berbagai kalangan, di satu sisi banyak yang mendukung agar skandal korupsi ini bisa terkuak secara terang benderang.

Di sisi lain, pendukung Mardani tidak terima dan khawatir akan adanya kriminalisasi.

Dukungan untuk Mardani datang dari GP Ansor Kalsel, melalui surat yang ditandatangani oleh Teddy Suryana (Ketua).

Ansor akan menurunkan 1.000 massa untuk berdemonstrasi mengawal pemeriksaan Mardani H. Maming.

Rencana tersebut pula menuai respon dari berbagai pihak, salah satunya dari Nasrullah selaku Wakil Ketua I PWNU Kalsel periode 2018 – 2023.

Ia menilai hal tersebut adalah upaya untuk menggunakan NU sebagai sarana mengintervensi penegakan hukum.

“Kita tahu Saudara Teddy saat ini adalah anak buah Mardani, rencana ini menjadi sangat sarat akan konflik kepentingan,” jelas Anggota DPRD Kalsel Periode 2009-2014.

Dari dulu juga dia menyangsikan sejak konfewil NU bahkan juga dikala muktamar munculnya person yg PW.NU dan PBNU yang ujug-ujug tanpa melalui proses kaderisasi di PMII, IPNU, ANSHOR tidak lain semata-mata untuk menjadi perlindungan atau banper kepentingan semata.

Dirinya menyangsikan reaksi berlebihan beberapa pihak dari NU dalam menyikapi pemanggilan sang Bendahara Umum.

Bahkan, menjerumuskan citra NU dari organisasi keagamaan, menjadi organisasi politik untuk memengaruhi penegakan hukum.

“Seharusnya cukup doakan saja agar penegakan hukum berjalan dengan benar. Jika bersih, tak perlu risih,” tutup Nasrullah. (*)

 224 kali dilihat,  7 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.