GEMPA DANGKAL Tanah Bumbu tidak Timbulkan Kerusakan

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta menunjukkan gempa tektonik dangkal berkekuatan magnitudo 2,3 dengan kedalaman 17 kilometer di darat pada jarak 43 kilometer barat daya Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (19/10/2025). (SI/ANTARA/DOK BMKG)

Peta menunjukkan gempa tektonik dangkal berkekuatan magnitudo 2,3 dengan kedalaman 17 kilometer di darat pada jarak 43 kilometer barat daya Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (19/10/2025). (SI/ANTARA/DOK BMKG)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi dangkal di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu, tidak menimbulkan kerusakan bangunan.

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rasmid dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu (19/10/2025), mengatakan gempa tektonik itu bermagnitudo 2,3 terjadi sekitar pukul 13.11 Wita.

“Sampai sekarang belum ada laporan dari masyarakat jika gempa ini dirasakan,“ ujar dia.

Dikutip SuarIndonesia dari AntaraNews, Rasmid menyebut gempa bumi dangkal itu terletak pada koordinat 3.68 LS dan 115.25 BT tepatnya pada jarak 43 kilometer barat daya Tanah Bumbu, dengan kedalaman sekitar 17 kilometer.

Berdasarkan hasil monitoring, kata dia, beberapa kecamatan terdekat dari pusat gempa, yakni 5,70 kilometer barat Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, 15,92 kilometer barat laut Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, dan 17,77 kilometer tenggara Kecamatan Satui.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa itu merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal karena terjadinya retakan atau patahan pada kerak bumi sehingga menimbulkan pergeseran/pergerakan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan kepada petugas terdekat jika merasakan getaran gempa dan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.

BMKG mengatakan informasi resmi terkait kejadian gempa hanya bersumber dari situs resmi BMKG yang disebarkan melalui berbagai kanal sosial media BMKG yang terverifikasi.

Batola di Goyang Gempa M 3.1

Sementara itu, Sabtu (19/10/2025), gempa dengan kekuatan Magnitudo (M) 3.1 menggoyang Kabupaten Batola, namun sejauh ini tidak berdampak kepada masyarakat setempat.

“Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk dari masyarakat terkait dampak gempa yang terjadi,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Batola Mirwan Siregar di Marabahan, Kabupaten Batola, Sabtu (19/10/2025).

Baca Juga :   PENGAKUAN SISWA KERACUNAN di Martapura Makan Nasi Kuning Ayam Suwir, Kepsek juga Menjadi korban dan Hasil Uji Laboratorium Positif Nitrat

Mirwan mengatakan kecamatan terdekat dengan pusat gempa berdasarkan informasi yang masuk berada di Kecamatan Marabahan, Kecamatan Tabukan dan Kecamatan Kapuas Murung.

“Sejauh ini terkait dampak gempa tidak ada laporan dari masyarakat dan masyarakat tetap beraktifitas seperti biasanya,” ucap Mirwan, dikutip dari AntaraNews.

Diketahui, berdasarkan laporan dari Stasiun Geofisika Balikpapan, lokasi gempa berada di 2.85 LS, 114. 68 BT atau sekitar 24 Km timur laut Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Dengan ke dalam 10 km.

Sedangkan untuk waktu terjadinya gempa dengan kekuatan M 3.1 terjadi pada 18 Oktober 2025, sekitar pukul 15.19.18 WIB.

Selain itu, ucap Mirwan, warga Kabupaten Batola hanya terdampak angin kencang yang terjadi pada Jumat sore, dan mengakibatkan 17 rumah rusak.

Kecamatan yang terdampak akibat hujan deras dan angin kencang itu terjadi di Desa Tabunganen Pemurus Kecamatan Tabunganen, Desa Antasan Segera Kecamatan Mandastana, Desa Anjir Serapat Lama Kecamatan Anjir Muara dan Desa Jelapat II Kecamatan Mekarsari.

“Dalam kejadian itu dari laporan yang masuk dan hasil pantauan di lapangan tidak ditemukan adanya korban jiwa dan musibah hujan deras disertai angin kencang,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Barito Kuala Mirwan Efendi Siregar. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca