PENGAKUAN SISWA KERACUNAN di Martapura Makan Nasi Kuning Ayam Suwir, Kepsek juga Menjadi korban dan Hasil Uji Laboratorium Positif Nitrat

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 14:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Korban diduga keracunan pasca nikmati sajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Martapura, Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Kamis (9/10/2025) terus bertambah hingga malammya pukul 23.50 WITA.

Tadinya pada awal disampaikan 75 orang, maka bertambah menjadi 87 dirawat di Rumah Sakit Umum Daerh (RSUD) Ratu Zalecha.

Pengakuan Ahmad N, salah satu murid kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assalam Martapura, dirinya menyantap paket MBG sekitar pukul 10.00 Wita, dan mulai merasakan sakit perut serta mual setelah pulang sekolah sekitar pukul 01.30 WITA.

“Dimakan adalah nasi kuning, lauknya ayam suwir dengan sayur buah, minumnya di kantin,” kata murid dari Tunggul Irang yang oleh pihak RSUD Ratu Zalecha telah diperbolehkan pulang.

Bahkan dari informasi, Jumat (10/10/2025)  pada saat itu juga Kepala Sekolah SMA Islam Terpadu Assalam Martapura juga menjadi korban keracunan dan sempat dirawat di RSUD Ratu Zalecha.”Iya ada laporan diterima tentang ini,” kata Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli kepada awak media.

Kapolres mengatakan, telah mengambil sampel makanan dari dapur penyedia makanan atau SPPG Tungkaran serta sudah dilakukan proses uji secara laboratorium.

“Memang secara fisik menu makanan diberikan terdiri dari ayam dan sayur. Kita masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keracunan, serta segera melakukan penyelidikan dengan sampel yang sudah diambil tersebut.Kita selesaikan secara tuntas,” kata AKBP Fadli.Hal senada disampaian Dandim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, yang ia dapat dari laporan bahwa petugas kesehatan dan aparat terus bersiaga di RSUD Ratu Zaleha hingga Jumat (10/10/2025) dini hari.

Baca Juga :   STATUS Siaga Darurat Karhutla Kalsel Dicabut

Hal itu untuk mengantisipasi munculnya tambahan korban. Sedangkan petugas loket pendaftaran melaporkan ada 87 orang baik lantai satu maupun lantai dua yang sedang dirawat intensif.

Sisi lain pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar telah mengungkap hasil sementara uji laboratorium. Iya berdasarkan hasil uji sementara bahwa sumber makanan terindikasi positif Nitrat menyebabkan keracunan berasal dari nasi kuning dan sayur.

Informasi yang kami terima, nasi kuning dan sayurnya yang positif nitrat artinya memang bisa menyebabkan keracunan dan semacamnya sementara untuk ayam pada sampelnya tidak terbaca,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjar dr Noor Ipansyah.

Keluarnya Nitrat itu jelasnya, dari bahan makanan yang tercampur dari pengolahan dan semacamnya.”Detilnya nanti yang bisa menjelaskan dari ahli kesehatan lingkungan dan penjamah makanan.
Kami yang diambil salah satu sampelnya nasi kuning dan sayur. Bersama tim provinsi akan turun langsung ke dapur-dapur SPPG yang lain juga untuk memastikan kembali, karena kegiatan masih berlanjut sehigga harus benar-benar dipastikan aman,” jelas dr Noor Ipansyah. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca