GELEDAH DPKP Kobar Sita Dokumen

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2025 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyidik Kejari Kobar usai melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap dokumen yang ada di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. (ANTARA/HO-Istimewa)

Tim penyidik Kejari Kobar usai melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap dokumen yang ada di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. (ANTARA/HO-Istimewa)

SuarIndonesia — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) menyita sejumlah dokumen saat menggeledah kantor Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat.

“Penggeledahan ini untuk mencari bukti terkait dugaan korupsi proyek pengelolaan pabrik tepung ikan di Desa Sungai Kapitan,” kata Kepala Kejari Kobar Johny A Zebua di Pangkalan Bun, Rabu (12/2/2025).

Dia menerangkan, pengusutan kasus ini kita laksanakan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor PRIN-01/0.2.14/Fd.2/01/2025.

Johny mengatakan, dalam penggeledahan tersebut tim penyidik menyita berbagai dokumen dan barang yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

“Pengumpulan bukti terus kita lakukan demi memperkuat penyidikan,” katanya.

Proyek pengelolaan pabrik tepung ikan tersebut diduga terjadi penyalahgunaan wewenang yang menyebabkan kerugian negara. Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat industri perikanan merupakan sektor strategis bagi perekonomian daerah.

Tim penyidik melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen dan mendalami bukti serta fakta hukum. Tim penyidik Kejari Kobar juga telah memeriksa 15 saksi, untuk mendalami kasus tersebut. Hal itu guna mengungkapkan dugaan penyimpangan pada proyek Rp5,4 miliar dari APBN itu.

“Pemeriksaan terhadap saksi-saksi ini bertujuan untuk mengerucutkan siapa yang bertanggung jawab dalam kasus ini, dan kita terus mendalami setiap keterangan yang di berikan oleh para saksi,” ujarnya.

Baca Juga :   PEMADAMAN Dekat Permukiman jadi Prioritas Satgas Karhutla

Penyidik berharap dari hasil pemeriksaan para saksi ini, nantinya akan muncul titik terang mengenai aktor utama di balik dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara tersebut.

Jhony menambahkan, pihaknya akan mengusut kasus tersebut dan membawanya hingga ke meja hijau. Dia memastikan setiap pihak yang terlibat mendapatkan pertanggungjawaban hukum sesuai peraturan yang berlaku.

“Kita Kejaksaan Negeri Kabupaten Kobar tidak akan main-main dalam mengungkap fakta di balik dugaan penyalahgunaan anggaran proyek ini, kita berkomitmen akan menuntaskan kasus ini,” kata Johny A Zebua dilansir dari AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru