SuarIndonesia – Diduga tak kuat menerima apa telah dilakoni dan dilapokrkan ke Polisi, akhirnya seorang petani berinisial ML (36) nekat akhiri hidupo dengan gantung diri, Kamis (6/4/2023).
Kasusnya sudah ditangani jajaran Reskrim Polres Tanah BUmbu bersama tim Inafis serta Personel Polsek Simpang Empat dengan melakukan Olah TKP serta mengwvakuasi jesad ke RSUD Dr. H. Andurrahman Noor guna dilakukan visum.
“Iya sudah ditangani kejadian itu, dan motif karena bunuh diri,” kata Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo.
Korban diketahui Warga Jalan Kuburan Muslimin Rt. 009 Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat ditemukan gantung diri di rumah sepupunya, Zuwariah.
“Anggota juga amankan barang bukti berupa kain sarung yang diikat dengan tali rapia untuk menjerat leher, dan semua masih tetap dalam proses penyelidikan,” tambah Kapolres.
Dari kronilogis, berawal paman korban yaki Selamat Basri datang ke rumah mencari ponakannya ini. Pinti rumah diketok, namun tak ada jababan sehingga berinisiatif mengambil kunci cadangan.
Setelah pintu terbuka masuk ke dalam rumah, terkejut melihat Ml tergantung di bagian dapur rumah dengan menggunakan kain sarung.
Keterangan lain, kuat dugaan apa dilakukan korbvan karena merasa malu. Pasalnya Rusmiati merupakan istri Korban memang ada masalah.
Pada 4 April 2023, suaminya ini dilaporkan ke Polres Tanah Bumbu oleh mantan suami Rusmiati terkait dugaan pencabulan terhadap anak tiri yang masih berusia 14 tahun.
Sejak dilaporkan, korban sudah tidak tinggal bersama istrinya lagi melainkan tinggal di rumah sepupu korban zuwariah hingga ditemukan gantung diri.
“Pagi sebelkum kejadian, menelpon saya dan menyampaikan agar segera mencabut laporan dan saat itu mengancam kalau tidak dicabut akan bunuh diri,” tutur Rusmiati. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















