FRAKSI-FRAKSI DPRD Kalsel Beri “PR” ke Pemprov

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, DPRD Provinsi Kalsel menggelar Rapat Paripurna, Rabu (9/7/2025). (SuarIndonesia/Ist)

Agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, DPRD Provinsi Kalsel menggelar Rapat Paripurna, Rabu (9/7/2025). (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Paripurna, Rabu (9/7/2025).

Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, memimpin rapat didampingi Wakil Ketua Desy Oktavia Sari dihadiri anggota dewan, perwakilan Forkopimda, pejabat SKPD Pemprov Kalsel, serta awak media.

Pandangan umum dibuka oleh Fraksi NasDem melalui Umar Sadik yang mengapresiasi penyusunan Raperda karena dinilai sudah memperhatikan kehati-hatian fiskal.

Fraksi ini menekankan pentingnya program yang mendukung tema pembangunan 2025 dengan Pemantapan Daya Saing Daerah.

Fraksi Golkar lewat Hj. Hariyatie menilai arah kebijakan anggaran sudah selaras dengan visi pembangunan daerah, mereka menyoroti pentingnya optimalisasi potensi daerah dan peningkatan layanan publik.

Dari Fraksi Gerindra, Habib Yahya Assegaf menyoroti transparansi anggaran serta mendesak penguatan alokasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Sementara itu, Fraksi PAN yang diwakili Agus Mulia Husin mendorong agar anggaran berpihak pada masyarakat, utamanya untuk pemulihan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.

Fraksi PKS melalui Firman Yusi mendukung belanja modal infrastruktur, namun mengingatkan agar tetap menjaga keseimbangan dengan pembangunan SDM dan layanan dasar.

Fraksi PKB, lewat dr. M. Yadi Mahendra Muhyin, meminta agar penggunaan SiLPA untuk menutup defisit tidak menjadi kebiasaan. Mereka juga meminta rincian soal proyek strategis yang diusulkan.

Baca Juga :   "KANTOR PLN DISEGEL", Peternak Tebarkan Ribuan Bangkai Ayam

Fraksi Demokrat Persatuan Perjuangan (DPP) melalui Yudistira Bayu Budjang menyoroti ketimpangan antara penurunan pendapatan dan kenaikan belanja yang menyebabkan defisit.

Fraksi ini mendorong perencanaan anggaran yang lebih realistis dan tepat sasaran.

Secara umum, seluruh fraksi menyatakan dukungan terhadap kelanjutan pembahasan Raperda, meskipun menyampaikan sejumlah catatan sebagai masukan.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin (diwakili Pj. Sekda Kalsel, M. Syarifuddin), menyampaikan terima kasih atas masukan dari para anggota dewan.

Ia berjanji, semua catatan itu akan ditindaklanjuti bersama SKPD terkait.

“Pemerintah provinsi tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan DPRD demi pengelolaan anggaran yang efektif, akuntabel, dan sesuai prioritas pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Supian HK menambahkan, pembahasan selanjutnya akan dilanjutkan di forum Badan Anggaran DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Rapat ini menjadi langkah penting dalam merumuskan APBD Perubahan 2025 yang diharapkan dapat memperkuat daya saing Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan dan mendukung kesejahteraan masyarakat Banua. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32