Forkopimda Bahas Situasi Banjarmasin Jelang Pemilu

Forkopimda Bahas Situasi Banjarmasin Jelang Pemilu

Suarindonesia – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Wakil Walikota H Hermansyah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan menjelang pelaksanaan pemilihan umum 2019.

Walikota H Ibnu Sina bersama Wawali H Hermansyah usai rapat koordinasi di Banjarmasin Rabu (30/1) malam mengatakan, melalui rapat koordinasi tersebut, berbagai kemungkinan terjadinya kerawanan Pemilu bisa diantisipasi dengan lebih dini.

“Forkopimda akan terus berupaya mengintensifkan pertemuan-pertemuan seperti ini, untuk segera mengetahui dan menindaklanjuti bila terjadi konflik sosial di masyarakat,” katanya.

Pemerintah dan aparat keamanan, tambah dia, tidak ingin kecolongan, dengan berbagai upaya dari pihak tidak bertanggungjawan yang ingin mengganggu ketertiban masyarakat.

“Seperti akan beredarnya majalah Barokah yang dinilai membahayakan ketentraman dan persatuan masyarakat di daerah,” katanya.

Apalagi, ujar politisi PKS ini, kondisi politik di Banjarmasin sudah mulai memanas. Namun masih relatif terkendali dan kondusif dan marilah dijaga bersama-sama.

Demikian juga pemerintah akan tetap berupaya maksimal, kondisi yang terjadi tetap terkendali dengan baik.


Ditambah lagi penertiban APK yang dilakukan Satpol PP dan petugas terkait mulai melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).

Hal tersebut, tidak menutup kemungkinan, akan memicu protes dari para caleg maupun partai politik, yang tidak ingin APKnya diturunkan.

“Intinya persoalan kecil harus tetap diantisipasi supaya tak membuat atau memicu suasana memanas sehingga situasi ini harus dijaga,’’ katanya.

Selain melakukan pertemuan dengan Forkopimda yang difasilitasi Kesbanglinmas, pemerintah juga menjalin hubungan baik dan kerja sama dengan sembilan forum di masyarakat, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi menjelang Pemilu.

Ibnu juga berharap akan lebih memberdayakan forum antara lain adalah Forum Kerukunan Antarumat beragama dan beberapa forum lainnya.

“Kalau dengan ulama, kita selalu rutin mengadakan pertemuan secara langsung, dalam berbagai kegiatan keagamaan, demikian juga Forum kerikunan umat beragama,’’ katanya.

Ibnu berharap, seluruh pihak terkait, bisa mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, termasuk masalah penempatan APK, yang telah diatur oleh Bawaslu.

Selain dengan Forkopimda, pertemuan yang dilaksanakan di Kafe Nostalgia yang difasilitasi Kesbangpol Kota Banjarmasin ini untuk mendorong kewaspadaan dini yang terjadi di Kota Banjarmasin yang lengkap dihadiri pucuk pimpinan Pemko Banjarmasin, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hj Ananda, Waka Polres Banjarmasin, Dandim 1007 serta perwakilan Pengadilan dan Kejaksaan. (SU)

 161 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: