FESTIVAL Kampung Bermain, Bentuk Lestarikan Permainan Tradisional

- Penulis

Kamis, 30 Desember 2021 - 00:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Berbagai macam permainan tradisional yang sekarang sudah mulai tenggelam keberadaannya di tengah era modernisasi kini diperlombakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin, Rabu (29/12/2021).

Perlombaan yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, itu setidaknya diikuti oleh 12 Kampung Bermain (Kamber) yang tersebar di setiap kelurahan di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.

 

FESTIVAL Kampung Bermain, Bentuk Lestarikan Permainan Tradisional (2)

 

Usai membuka, Ibnu Sina mengaku bersyukur akhir tahun ini target KORMI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banjarmasin menumbuhkan kampung bermain bisa tercapai.

“Dan festival ini merupakan sarana untuk seluruh kampung bermain yang sudah ada untuk bertemu dan melaksanakan kegiatan dan berlomba sesuai yang dipertandingkan,” ungkapnya pada awak media.

 

FESTIVAL Kampung Bermain, Bentuk Lestarikan Permainan Tradisional (3)

 

Tidak hanya itu, Ibnu pun berharap, kegiatan ini memunculkan bibit-bibit atlet yang berprestasi di cabang olahraga tradisional yang kini sudah mulai banyak digemari oleh masyarakat.

“Meskipun Formi adalah olahraga rekreasi masyarakat, tapi dia juga bisa menjadi salah satu prestasi ketika ada event seperti Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS),” ungkapnya.

“Mudah-mudahan bisa ditingkatkan dan dipertahankan sehingga kita tidak kekurangan atlet,” sambungnya.

 

FESTIVAL Kampung Bermain, Bentuk Lestarikan Permainan Tradisional (4)

 

Orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu pun menargetkan tahun depan, Kormi sudah langsung dibina oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

“Sesuai laporan Kormi, bahwa sudah dapat binaan langsung dari Kemenpora, agar bisa melaksanakan kegiatan Festival kampung Bermain dan menjadi salah satu percontohan di skala Nasional,” pungkasnya.

Dalam festival ini ada 8 cabang olahraga tradisional yang dilombakan, dan ada dua cabor yang bisa diikuti oleh seluruh peserta di berbagai usia seperti Gasing dan Balogo.

Sisanya, seperti cabor Terompah, Line skate, Egrang, Ketapel Dan Skateboard khusus diikuti oleh peserta dengan kategori anak-anak.

Wawan, salah satu pendamping sekaligus pelatih dari kamber Pendamai mengatakan, bahwa pihaknya mengikuti hampir seluruh cabang olahraga. Diantaranya Gasing, Egrang, Balogo, Bakiak, dan Asinan atau Hadangan.

Baca Juga :   KASUS ISPA Meningkat di Banjarbaru

“Alhamdulillah di Asinan menang tadi,” ujarnya.

 

FESTIVAL Kampung Bermain, Bentuk Lestarikan Permainan Tradisional (5)

 

Menurutnya yang mengikuti perlombaan tersebut didominasi oleh anak-anak. Ia pun berharap kegiatan tersebut dapat menambah pengalaman anak didiknya tersebut.

“Yang jelas untuk menambah pengalaman saja dulu. Kalau menang itu bonusnya. Apalagi mereka masih anak-anak juga,” bebernya.

Ia pun mengaku, dengan adanya festival kampung bermain ini, dapat melestarikan permainan tradisional, khususnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kalau bisa diadakan tiap tahun lah ini rutin,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Kormi Banjarmasin, Hj Uzlah mengungkapkan, tujuan kegiatan sosialisasi serta festival yakni untuk mengumpulkan beberapa kampung bermain yang telah dibentuk Kormi sebanyak 19 Kamber.

“Tujuannya untuk memacu kelurahan lain untuk segera membentuk Kamber, sehingga dapat mencari bibit atlet olahraga yang berprestasi,” ungkapnya.

Baca Juga :

LAUNCHING ADM Digelar Walikota, Dilengkapi Fasilitas Digital di Dukcapil Banjarmasin

Sebelumnya KORMI menargetkan membentuk 10 kampung bermain selama 2021 ini, namun rupanya hal itu melebihi daripada target.

“Tapi Alhamdulillah malah lebih. Kata Pak Wali tadi ini ke 20,” tuturnya.

“Mengingat masa pandemi saat ini, jadi kita tidak bisa melombakan semua induk olahraga,” tuturnya.

Hj Uzlah pun berharap, ke depannya kegiatan tersebut dapat menjalin keakraban antar Kamber, dan dapat mencetak atlet-atlet baru berprestasi. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan
PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa
DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:23

JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:41

GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 21:27

BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam

Kamis, 17 September 2026 - 19:05

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Kamis, 17 September 2026 - 16:15

DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Headline

GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:41

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca