DUGAAN Adanya Politik Uang Pasca Mencoblos. Bawaslu Kalsel Wanti-wanti

- Penulis

Kamis, 15 Februari 2024 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono (SuarIndonesia/HM)

Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono (SuarIndonesia/HM)

SuarIndonesia – Pasca Pemilihan Capres Cawapres dan Caleg pada Rabu (14/2/2024), Bawaslu Kalsel mengindikasi ada dugaan politik uang.

Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono mengatakan adanya indikasi dugaan politik uang pasca bayar kepada pemilih yang diserahkan setelah pencoblosan.

Hal ini diperkuat dengan informasi yang diterima Bawaslu Kalsel terkait banyaknya pemilih membawa smartphone ke bilik suara. Bahkan tidak sedikit yang memotret atau mendokumentasikan surat suara yang di coblos.

“Penekanan kita kepada KPPS melarang pemilih membawa HP ke dalam bilik suara. Bisa diindikasikan, mengkalim politik uang pasca bayar,” ucapnya, Kamis (15/2/2024).

Aries Mardiono juga mengatakan hal dilarang dalam aturan Perbawaslu No 13 Tahun 2018 Pasal 17. Pemilih saat di pemungutan suara (TPS) sebutnya, dilarang merekam aktivitasnya di bilik suara, baik melalui foto maupun video.

Baca Juga :   DLH KALSEL dan Komunitas Jurnalis Kegiatan Lingkungan akan Digelar di Tiga Desa

Aries meminta seluruh jajaran pengawas pemilu dari kelurahan jangan kendor pengawasan di lingkungan sekitar pasca pemungutan suara.

Dirinya berharap adanya peran aktif masyarakat dalam melaporkan, bilamana menemukan adanya indikasi politik uang pasca bayar.”Bilamana adanya laporan atau informasi akan di telusuri,” katanya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer
OPERASI Salvage KM Virgo Transport 8, Tim Penyelam-Peralatan Tiba Sabtu ini
3 KORBAN KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, 10 Jenazah Masih dalam Proses
WAMENKO Pangan Matangkan Strategi Baru Tangani Karhutla
DOKUMEN TANAH RSUD H. Boejasin Disita Penyidik, Pemkab Tala Didesak Segera Bersikap
STRATEGI BARU Tangani Karhutla di Kalsel, Begini Langkah Wamenko Pangan
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:24

KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:31

WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:21

PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Headline

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca