Dualisme Forki Kalsel, Mana yang Sah ?

- Penulis

Rabu, 30 Januari 2019 - 21:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kepengurusan Federaso Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kalsel periode 2019-2024 terjadi dualisme.

Yang pertama dipimpin H Sahbirin Noor (Gubernur Kalsel) dan yang ke dua dipimpin Johan Supit, mantan pesilat terbaik Indonesia tahun 2008.

Johan Supit terpilih sebagai ketua melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) XI dan ditetapkan Selasa (29/1), sedangkan Sahbirin dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar Forki, Jendral (purn) Gatot Nurmantyo, Rabu (30/1).

Dualisme kepengurusan ini menjadi hal yang menarik. Pasalnya, kedua kubu mengklaim sama-sama yang sah secara aturan.

Gatot Nurmantyo misalnya, menegaskan kepengurusan ganda di tubuh FORKI Kalimantan Selatan telah usai.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

“Saya hadir ke sini untuk melantik Paman Birin jadi ketua, berarti semuanya telah selesai,” tegasnya.

Sedangkan Ketua Harian Forki kubu Johan Supit, Geman Yusuf menambahkan pihaknya ingin mengharapkan insan karateka mengerti jalan dan produser Musprov.

“Jadi kamilah Musprov yang sah sesuai AD/ART Forki. Setelah ini kami ingin mengajukan hasil ini ke KONI Kalsel setelah itu ke PB Forki.

Apabila tidak ditindaklanjuti maka kami akan menempuh jalur hukum,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju
FINAL INDONESIA OPEN 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Runner Up
RACE MOTOGP Hungaria 2026: Marc Marquez Juara, 4 Rider Crash di Awal
JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran
AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin
JEMAAH HAJI Kloter 02 Debarkasi Banjarmasin Mendarat di Bandara Syamsuddin Noor
KAYU HALABAN Dikembangkan untuk Komoditas Unggulan Kalsel
HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:36

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:20

TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:56

JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:53

102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48

DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25

HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Berita Terbaru

Proses pemindahan napi high risk Lapas Palangka Raya ke Nusakambangan. (Foto: dok Ditjenpas Kalteng)

Hukum

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:58

Lokasi bocah Jio Norahito (11) yang hilang di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Foto: dok SAR Palangka Raya)

Kalteng

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:52


Pelaku R pembacok ibu dan anak di Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). (FotoL dok Polsek Pahandut)

Hukum

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:45

Mayat MA mengapung di sungai Desa Lok Tamu, Banjar. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca