DUA Wamen Diusulkan jadi Jubir Presiden

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI Prasetyo Hadi (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Wisma Negara, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (21/4/2025). (Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI Prasetyo Hadi (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Wisma Negara, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (21/4/2025). (Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

SuarIndonesia — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara (Jubir) Presiden RI Prasetyo Hadi mengusulkan dua wakil menteri (wamen) sebagai tambahan juru bicara Presiden kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Dua wamen yang diusulkan oleh Prasetyo, yaitu Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo dan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro.

“Nanti juga akan kami tambah lagi. Tadi saya juga mengusulkan Pak Wamen (Angga Raka, red) dan Pak Juri. Karena pengalaman beliau, nanti bisa jadi kami akan minta beliau juga untuk menjadi salah satu juru bicara,” kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di Wisma Negara, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (21/4/2025).

Dikatakan oleh Prasetyo bahwa saat ini fungsi juru bicara diisi olehnya sejak 17 April 2024, kemudian oleh Hasan Nasbi selaku Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).

“Selain Kantor Komunikasi Kepresidenan, yang memang di situ salah satu tugasnya adalah menjadi juru bicara, saya sebagai Mensesneg diminta untuk ikut aktif menjadi salah satu juru bicara,” kata Prasetyo.

Dalam pelaksanaannya, dia rutin berkoordinasi dengan Kantor Komunikasi Kepresidenan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2024.

“Ya pasti, pasti kami saling berkoordinasi. Dengan PCO, kami berkoordinasi, kemudian dengan kementerian-kementerian teknis terkait isu atau bidang atau program. Itu pasti kami berkoordinasi. Enggak ada masalah itu,” kata Prasetyo, dilansir dari AntaraNews.

Mensesneg mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih mengamati terlebih dahulu alur kerjanya sebagai juru bicara sehingga ke depan tak tertutup kemungkinan ada pembagian tugas terkait dengan komunikasi kepresidenan.

Baca Juga :   ATASI Konflik Agraria, Dibentuk Tim Lintas Kementerian

“Ya, nanti kami lihat. Kami lihat isunya. Kami lihat masing-masing nanti di mana harus menyampaikan. Kami bagi-bagi saja tugasnya, enggak apa-apa,” sambung Prasetyo.

Dalam beberapa kesempatan, termasuk saat ditemui di Wisma Negara hari ini, Prasetyo menyatakan bahwa dirinya diminta oleh Presiden Prabowo untuk aktif membantu menyampaikan kepada publik pelaksanaan program-program pemerintah, termasuk pencapaian pemerintah.

Walaupun demikian, Prasetyo beberapa kali menekankan posisinya sebagai Juru Bicara Presiden untuk membantu Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan yang juga punya tugas dan fungsi sebagai juru bicara.

Beberapa hari setelah ditunjuk sebagai Juru Bicara Presiden, Prasetyo pada hari Senin mengumpulkan sejumlah wartawan yang bertugas di Istana untuk berdiskusi dan belanja masalah.

Dalam pertemuan itu, dia ditemani oleh Wamensesneg Juri Ardiantoro dan Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana.

Pertemuan antara Jubir Presiden dan wartawan Istana berlangsung di Wisma Negara, Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin pagi. Sesi diskusi dan tukar pikiran berlangsung selama kurang lebih 3 jam. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca