DUA Pelajar Jakarta Tanam 3.000 Pohon Rotan di Pegunungan Meratus

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 20:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pelajar SMA Kiranamulya Budi Arthanti (Global Jaya School) dan Christophe Sulaiman (Jakarta Intercultural School) saat memimpin proyek inovatif menanam 3.000 pohon rotan di Pegunungan Meratus Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Selasa (10/6/2025). (Foto: ANTARA/M Hidayatullah)

Dua pelajar SMA Kiranamulya Budi Arthanti (Global Jaya School) dan Christophe Sulaiman (Jakarta Intercultural School) saat memimpin proyek inovatif menanam 3.000 pohon rotan di Pegunungan Meratus Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Selasa (10/6/2025). (Foto: ANTARA/M Hidayatullah)

SuarIndonesia — Pelajar SMA asal Global Jaya School Kiranamulya Budi Arthanti dan Christophe Sulaiman (Jakarta Intercultural School) menanam 3.000 pohon rotan di Pegunungan Meratus Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kirana di Barabai, Kabupaten HST, Kamis (12/6/2025), mengatakan kegiatan ini didukung program Forest and Other Land Use (FOLU), Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), serta Kementerian Kehutanan.

Diketahui, rotan merupakan produk hutan bukan kayu yang tumbuh cepat dan dapat diperbarui, sangat penting untuk pelestarian hutan.

Sehingga, proyek Rattan for Life secara langsung mendukung target iklim nasional dan global, terutama inisiatif FOLU Net Sink 2030.

“Proyek ini memadukan aksi pemuda dengan ilmu geospasial dengan memberdayakan masyarakat terutama Dayak Meratus,”Pelajar Jakarta kata Kirana, dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Kirana dan Christophe memanfaatkan data satelit, peta tanah, dan analisis kontur untuk mengidentifikasi lahan terdegradasi, sehingga penanaman rotan dapat tumbuh optimal, serta membantu memulihkan hutan yang rusak.

Setiap lokasi penanaman telah diverifikasi di lapangan dan ditandai dengan GPS, menciptakan peta digital untuk pemantauan transparan dan penelitian selanjutnya.

Pendekatan berbasis data ini menegaskan peran teknologi dalam upaya konservasi berbasis komunitas, terlebih melibatkan masyarakat Dayak Meratus yang kehidupannya memang dekat dengan pemanfaatan hasil alam.

Sementara itu, Christophe menambahkan pihaknya tidak ingin hanya menanam, melainkan menanam dengan cerdas dan tepat dengan bantuan teknologi.

Inisiatif ini juga menjadi platform edukasi untuk mendorong masyarakat dan generasi muda di seluruh negeri terlibat dalam pelestarian lingkungan dengan teknologi modern dan metodologi berbasis data.

Kedua pelajar tersebut berharap rotan yang ditanam ini dapat tumbuh sesuai harapan, serta bisa memberikan manfaat lingkungan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama Dayak Meratus.

Small Grant Program Leader Kementerian Kehutanan, Syahida Aziziya Al Ahmady menyampaikan pihaknya bersama BPDLH mengapresiasi proyek Rattan for Life ini sebagai contoh kepemimpinan pemuda dan konservasi inovatif di Indonesia.

Baca Juga :   KARANTINA Kalsel Sertifikasi 64,5 Ton Jeruk Lokal Batola

Kedua siswa terpilih tersebut merupakan peserta yang termuda yang telah melalui proses seleksi dan menyisihkan ribuan peserta lainnya.

Aksi kecil ini diharapkan dapat jadi langkah besar pada masa mendatang, terlebih rotan mampu menyerap karbon dan memiliki nilai ekonomi, serta dapat menciptakan keseimbangan emisi dan menjadikan bumi yang lebih baik.

“Kami sangat senang ada generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Setelah ditanam ini mohon dirawat dengan baik.” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten HST Muhammad Yani mengatakan proyek ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah yang menjaga kelestarian lingkungan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

“Proyek rotan yang dijalankan Kirana dan Christophe ini berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang merupakan bagian dari kekayaan biodiversity. Ini sebuah langkah awal generasi muda dari luar dalam pengembangan hutan secara lestari dan berkelanjutan,” katanya.

Yani berharap proyek gagasan dua pelajar SMA ini dapat menggugah generasi muda di Kabupaten HST untuk turut menanam rotan dan memanfaatkannya untuk kelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi.

Pambakal (Kepala Desa) Hinas Kiri Matnor mengungkapkan rotan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di kawasan Pegunungan Meratus, terutama Desa Hinas Kiri, karena akar rotan mampu menyerap dan menyimpan air.

“Hal ini penting mengingat Meratus merupakan sumber mata air utama bagi masyarakat sekitar,” tutur Matnor.

Penanaman 3.000 pohon rotan tersebut di atas lahan seluas dua hektare di kawasan Pegunungan Meratus dengan melibatkan masyarakat setempat dan dibimbing dua pegiat lingkungan berprestasi nasional, yaitu Kosim dan Mas Jiwo Pogog. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar
PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan
PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15

POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10

PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:00

PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Berita Terbaru

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di podium China Open 2026, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7/2026). (Foto: @badminton.ina)

Internasional

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Jul 2026 - 23:31

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca